Sajian Nusantara 'Next Level' Karya 5 Chef Hotel IHG Bandung

Sajian Nusantara 'Next Level' Karya 5 Chef Hotel IHG Bandung

Nur Khansa Ranawati - detikJabar
Minggu, 09 Agu 2026 12:00 WIB
Lima chef dari lima hotel IHG di Bandung berkolaborasi menghadirkan menu spesial dalam rangka merayakan HUT ke-81 RI.
Lima chef dari lima hotel IHG di Bandung berkolaborasi menghadirkan menu spesial dalam rangka merayakan HUT ke-81 RI. (Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar)
Bandung -

Lima chef dari lima hotel IHG di Bandung berkolaborasi menghadirkan menu spesial dalam rangka merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia. Masing-masing chef mengeluarkan satu menu spesial yang kemudian disusun dalam rangkaian full meal course, mulai dari appetizer, soup, main course hingga dessert.

Kelima chef menghadirkan hidangan unggulan yang berbeda, namun masih berada dalam satu benang merah, yakni kuliner khas Nusantara yang diolah dengan sentuhan inovatif serta tampilan yang unik dan tidak biasa.

Food and Beverages Manager VOCO Hotel Bandung, Whisnu, mengatakan kolaborasi tersebut digelar untuk merayakan momentum 17 Agustus, sekaligus mengajak masyarakat menikmati sajian Nusantara dengan cara yang lebih inovatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita bikin satu acara kolaborasi. Kita tampilkan menu masing-masing chef yang punya background dan pengalaman berbeda. Bukan untuk bersaing, tapi semangatnya kolaborasi," ungkap Whisnu dalam sesi showing menu kolaborasi di VOCO Hotel Bandung, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

Dalam kolaborasi tersebut, masing-masing chef mempersembahkan satu menu andalan yang telah dikurasi. Tak hanya dapat dinikmati saat HUT RI, menu kolaborasi ini juga akan tersedia hingga 31 Agustus 2026 di masing-masing hotel IHG yang berpartisipasi.

"Setiap chef akan bawakan satu item yang benar-benar jagoan, yang sudah benar-benar dikurasi, menu yang berarti bagi dirinya masing-masing," kata Whisnu.

Whisnu mengatakan kolaborasi ini menjadi titik awal dari rangkaian kolaborasi lainnya di antara hotel-hotel IHG Bandung. Setelah mengangkat menu nasional, ke depannya diharapkan akan ada kolaborasi dengan tema hidangan internasional.

"Ini titik awal kolaborasi. Nanti akan ada step kedua, ketiga untuk kolaborasi IHG Bandung. Dari (menu) lokal dulu, nanti kita pelajari untuk yang internasional," pungkasnya.

5 Menu Kolaborasi yang Lezat dan Unik

Lima chef dari lima hotel IHG di Bandung berkolaborasi menghadirkan menu spesial dalam rangka merayakan HUT ke-81 RI.Lima chef dari lima hotel IHG di Bandung berkolaborasi menghadirkan menu spesial dalam rangka merayakan HUT ke-81 RI. Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar

Kelima menu yang hadir dalam kolaborasi tersebut disajikan dalam konsep full meal course. Pengunjung dapat menemukan masing-masing menu di hotel yang menjadi tempat chef tersebut berkreasi.

1. Hidangan Pembuka: Seared Tuna Sambal Dabu-dabu

Menu pembuka ini merupakan hasil karya Chef Mahesa Nugraha dari InterContinental Dago Pakar. Begitu dihidangkan, plating-nya yang cantik membuat hidangan ini tampak menggugah selera.

Di dalamnya terdapat tuna segar yang dipadukan dengan alpukat dan sambal dabu-dabu. Ada pula saus salsa yang memberikan sensasi segar ketika disantap, sehingga cocok menjadi pembuka sebelum masuk ke sajian berikutnya.

Mahesa mengemas hidangan tersebut dengan konsep fusion, tetapi tetap menggunakan bahan-bahan yang dekat dengan Indonesia.

"Kita mixed fusion, bahan mayoritas dari Bandung. Tapi ikan tuna dari Lombok, wijen dari Jatim, alpukat dari Banjaran, kemangi Lembang, produksi di Bandung juga," ujar Mahesa.

2. Sup: Soto Ayam Kuah Bersantan

Selanjutnya ada Soto Ayam Kuah Bersantan hasil olahan Chef Reno Wahyu dari Crowne Plaza Bandung. Dari sisi tampilan, soto ini terbilang sederhana dan justru sengaja dibuat menyerupai hidangan yang biasa ditemukan di warung atau rumah makan pinggir jalan.

Reno mengatakan konsep tersebut dipilih karena ia ingin membawa kembali rasa dan suasana makanan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Bahan-bahan yang digunakan pun dibuat sederhana, seperti yang umumnya tersedia di rumah.

"Ini adalah menu soto Jabar, ala pinggir jalan. Ingredients-nya sederhana, seperti yang ada di rumah," kata Reno.

Meski tampil sederhana, rasa kuahnya terasa creamy dan comforting. Kuah santan tersebut kemudian diberikan sentuhan infused oil yang dibuat dari bawang merah dan bawang putih.

3. Hidangan Utama: Gepuk Parahyangan

Masuk ke hidangan utama, ada Gepuk Parahyangan karya Chef Idwan Permana dari VOCO Bandung Setiabudi. Hidangan ini membawa cita rasa khas Jawa Barat, tetapi disajikan dengan pendekatan modern dan konsep deconstructed.

Dalam satu sajian, pengunjung dapat menemukan gepuk, tutug oncom, jukut crispy atau selada air goreng, kerupuk berbahan tapioka, egg yolk, chilli caviar hingga coconut foam.

Idwan mengatakan hidangan tersebut merupakan sajian khas Jawa Barat yang kemudian dipadukan dengan sejumlah elemen lain. Konsep deconstructed membuat setiap komponen disajikan secara terpisah, tetapi tetap dirancang agar dapat dinikmati sebagai satu kesatuan.

"Kita kebagian main course khas Jabar dicampur Padang. Gepuk dipresentasikan modern. Ada gepuknya di bawah, ada telur barendo, pepes tahu, ada juga nasi tutug oncom. Ada jukutnya," ujar Idwan.

Ia juga menggunakan pendekatan gastronomi dalam penyajiannya. Setiap elemen makanan dipisahkan dan ditata sedemikian rupa sehingga menciptakan tampilan yang berbeda dari sajian gepuk pada umumnya.

4. Hidangan Utama: Iga Bakar Sambal Kecombrang

Hidangan utama berikutnya adalah Iga Bakar Sambal Kecombrang hasil kreasi Chef Ricky Sulaiman dari Holiday Inn Pasteur. Daging iga yang digunakan terasa empuk dan juicy, dengan bumbu yang meresap hingga ke bagian dalam.

Iga tersebut dibakar menggunakan arang sehingga menghasilkan aroma smoky. Menu ini juga dipadukan dengan sambal kecombrang yang memberikan rasa segar sekaligus aroma khas rempah.

Bagi Ricky, hidangan ini bukan sekadar sajian iga bakar. Ia memasukkan filosofi tumpeng ke dalam konsep hidangan tersebut.

"Makanan ini adalah tumpeng, melambangkan hubungan kita dengan Tuhan, beragam lauknya melambangkan kebersamaan. Sementara kecombrang adalah rasa syukur tinggal di Indonesia yang rempahnya kaya raya," tutur Ricky.

5. Hidangan Penutup: Tofu Chocolate Mousse

Sebagai penutup, ada Tofu Chocolate Mousse karya Chef Tedy Kurniawan dari Hotel Indigo Bandung Dago Pakar. Dari kelima hidangan yang disajikan, dessert ini menjadi salah satu yang paling unik karena memadukan bahan tak biasa dalam sebuah hidangan penutup manis. Silk tofu menjadi bahan utamanya, dipadukan dengan candied orange.

Sekilas, tidak terlihat bahwa hidangan tersebut menggunakan tahu. Namun ketika disantap, tekstur lembut dari tofu justru menyatu dengan karakter cokelat yang pekat. Rasa manis dan sedikit citrus dari candied orange juga memberikan keseimbangan.

Tedy mengatakan penggunaan tahu dipilih karena bahan tersebut merupakan salah satu bahan yang sangat dekat dengan kuliner Indonesia, tetapi masih jarang ditemukan dalam sajian dessert seperti mousse.

"Di Indonesia tahu banyak digunakan, tapi masih jarang yang seperti ini. Menu ini juga gluten free, sugar free, dairy free. Cuma tahu, cokelat dan candied orange," ujar Tedy.

Tampilan dessert semakin menarik dengan penggunaan edible flowers sebagai garnish. Perpaduan cokelat, tofu dan candied orange membuat sajian penutup ini menjadi akhir yang cukup berbeda dari rangkaian menu Nusantara pada umumnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads