Penjelasan Kapten Bosnia U-21 Usai Tolak Salaman dengan Pemain Israel

Soccer Update

Penjelasan Kapten Bosnia U-21 Usai Tolak Salaman dengan Pemain Israel

Afif Farhan - detikJabar
Jumat, 03 Apr 2026 20:00 WIB
Muhamed Buljubasic
Muhamed Buljubasic. (Foto: Instagram/buljubasic_muhamed)
Jakarta -

Aksi kapten Timnas Bosnia U-21 Muhamed Buljubasic menjadi sorotan usai menolak berjabat tangan dengan pemain Timnas Israel U-21. Momen tersebut terjadi jelang laga Kualifikasi Piala Eropa U-21.

Pertandingan antara Israel U-21 dan Bosnia & Herzegovina U-21 berlangsung pada Selasa (31/3) di Hungaria sebagai lokasi netral. Laga berakhir imbang 0-0. Hasil itu membuat Bosnia U-21 menempati peringkat kedua Grup G dengan tujuh poin, sementara Israel berada tepat di bawahnya dengan jumlah poin yang sama.

Sebelum pertandingan dimulai, para pemain dari kedua tim berbaris untuk melakukan seremoni salam. Namun, Buljubasic yang memimpin rekan-rekannya memilih tidak berjabat tangan dengan pemain Israel. Ia hanya menyalami wasit, lalu berjalan melewati barisan lawan. Tindakannya kemudian diikuti oleh pemain Bosnia lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui media sosial pribadinya, Buljubasic menjelaskan alasan di balik aksinya tersebut. Pemain berusia 21 tahun itu menyampaikan pernyataan tegas.

"Sebagai kapten tim, sebelum pertandingan kemarin, saya dengan jelas menyatakan bahwa tanah air dan keluarga saya tidak pernah mendorong saya untuk tunduk kepada mereka yang mendorong dunia ini ke dalam kehinaan dan kekerasan," tulisnya.

ADVERTISEMENT

"Tujuan saya adalah untuk mencerminkan pemikiran seluruh negara saya dan apa yang dirasakan setiap orang waras tentang situasi dunia saat ini," sambungnya.

Situasi geopolitik turut menjadi latar belakang sorotan terhadap aksi tersebut. Israel saat ini masih terlibat konflik dengan Iran. Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, serangan terhadap Palestina juga menjadi perhatian internasional dan telah dinilai oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai aksi genosida.

Aksi penolakan berjabat tangan di lapangan sepak bola bukan kali pertama terjadi. Sejumlah pemain Israel sebelumnya juga pernah mendapatkan perlakuan serupa, termasuk Manor Solomon yang sempat dicemooh suporter klubnya, Villarreal CF.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.

(aff/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads