Kecewa Hasil Persib Vs Dewa United, Umuh Muchtar: Kita Draw karena Wasit

Kecewa Hasil Persib Vs Dewa United, Umuh Muchtar: Kita Draw karena Wasit

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 21 Apr 2026 10:45 WIB
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).
Bandung -

Hasil imbang 2-2 antara Persib Bandung kontra Dewa United menyisakan kekecewaan tidak hanya bagi pemain dan suporter, tapi juga dari manajemen Maung Bandung. Komisaris Persib Umuh Muchtar meluapkan emosinya dengan menyoroti keras kinerja wasit Yoko Suprianto yang dinilai merugikan timnya.

Bagi Umuh, hasil imbang ini bukan semata soal performa di lapangan, melainkan dipengaruhi keputusan-keputusan kontroversial wasit, terutama pada gol pertama Dewa United.

"Tidak bagus ya (hasil) ini. Kita draw karena wasit, terus terang saja, ini karena wasit, kalau ini mah mutlak karena wasit. Bola sudah keluar saja disahkan. Yang pertama itu mutlak keluar, mutlak bola di luar," tegas Umuh, Selasa (21/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, momen gol pertama terjadi saat bola diduga sudah melewati garis gawang sebelum akhirnya dikirim kembali ke dalam lapangan dan berujung gol. Para pemain Persib pun sempat berhenti karena mengira bola sudah keluar.

ADVERTISEMENT

"Makanya dari kita pun pada diam semuanya, dibiarkan, karena sudah tahu bahwa itu bola di luar. Saya sedih lah ya, sedih juga lihat bobotoh, terharu saya. Ini saya sangat sakit lah, masa kita dikalahkan sama wasit," ujarnya.

Tak hanya itu, Umuh juga mempertanyakan penggunaan VAR yang dinilai tidak maksimal. Meski sempat dilakukan pengecekan, wasit tidak melakukan on-field review untuk memastikan keputusan secara langsung.

"Makanya kenapa nggak dibuka VAR yang pertama? VAR bukannya sudah jelas itu? Gila itu wasit ya. Kan dibuka semuanya bola sudah di luar. Masa yang difoto saja bisa, masa VAR tidak ada? Aneh kan," katanya.

Kekecewaan Umuh semakin bertambah dengan gol kedua Dewa United yang juga dinilai bermasalah. Dalam prosesnya, bola sapuan pemain Persib disebut sempat mengenai tangan pemain lawan sebelum berujung gol.

Meski begitu, Umuh mengaku pesimistis jika protes resmi akan membawa perubahan berarti. Ia bahkan menyinggung kondisi perwasitan di Indonesia yang menurutnya perlu perhatian serius dari federasi.

"Buat apa kita protes pun percuma, tidak ada protes yang dikabulkan, tidak ada. Apa yang akan mengabulkan? Karena mereka pun mungkin sudah ada niatan ya," ucapnya.

"Iya jadi catatan saja, tapi ini sudah kebiasaan seperti ini. Mudah-mudahan Erick Thohir akan lebih jeli. Erick Thohir jangan takut, bahaya ini, mau ke mana sepak bola Indonesia ini, perwasitan di Indonesia," lanjut dia.

Menurutnya, Persib seharusnya bisa meraih hasil lebih baik jika pertandingan berjalan fair.

"Ya kita dikalahkan sama wasit. Bola sudah keluar dan sudah out, bukan 1-2 senti ya. Kalau cuma 5-10 senti mungkin dia tidak lihat. Ini kan jauh sekali bolanya. Kita punya data. Ini saya akan viralkan data ini biar tahu seluruh Indonesia keadaannya," ungkapnya.

Di tengah kekecewaan, Umuh tetap mencoba membakar semangat para pemain usai laga tersebut. Ia menegaskan bahwa peluang juara masih terbuka dengan enam pertandingan tersisa.

"Semuanya kecewa, para pemain sangat sakit. Tapi saya sudah menyampaikan, masih ada waktu enam laga lagi. Menang, menang, menang, intinya di situ. Kalian tetap semangat, insyaallah kita juara. Tapi memang sekarang jadi ketar-ketir gitu kan," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads