Persib Bandung masih berada di jalur terdepan untuk meraih gelar juara Super League 2025/26. Saat ini, Maung Bandung kokoh di urutan pertama dengan raihan 65 poin dari 28 pertandingan, unggul dua angka dari pesaing terdekatnya, Borneo FC.
Meski perjuangan mengamankan titel juara masih berlanjut, Bobotoh optimistis klub kebanggaannya mampu kembali menjadi kampiun untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Di tengah optimisme itu, terselip kekhawatiran di benak para suporter mengenai lokasi perayaan kemenangan nanti. Sebab, tempat yang selama ini menjadi titik pusat perayaan, yakni Gedung Sate, sedang dalam proses perbaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung Sate dalam dua tahun terakhir menjadi pusat perayaan juara Persib saat menjadi kampiun liga musim 2023/24 dan 2024/25. Di bangunan ikonik inilah, Bobotoh dan pemain membaur merayakan keberhasilan klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Namun saat ini, Gedung Sate tengah dalam tahap pembangunan. Bagian halaman depan sedang dipugar untuk diintegrasikan langsung dengan Lapangan Gasibu. Proses pengerjaan diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang.
Hal inilah yang memicu pertanyaan di kalangan Bobotoh mengenai lokasi perayaan jika Persib Bandung kembali juara tahun ini.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjawab kekhawatiran tersebut. Dedi menegaskan bahwa perayaan bisa dilakukan di mana pun. Hal yang paling krusial saat ini, menurutnya, adalah memastikan Persib meraih gelar juara terlebih dahulu.
"Ya pokoknya jadi juara dulu, pasti nanti perayaan menemukan tempat yang indah. Kan di Gedung Sate bisa juga lewat belakang," ucap Dedi saat diwawancarai, Kamis (23/4/2026).
Ia juga berpesan kepada skuad Persib untuk tetap fokus memastikan gelar juara. Sebab menurutnya, prestasi tersebut tidak akan mudah diraih meskipun saat ini Persib berada di posisi puncak.
Dedi menyebut adanya potensi gangguan dari faktor luar atau "tangan-tangan tak terlihat" yang mungkin saja menghambat jalan Persib Bandung menuju tangga juara.
"Ya juara dulu tapi kan untuk menjadi juara ini saya lihat perlu ketahanan emosi yang sangat kuat, ketahanan mental, ketahanan jiwa agar Persib terbebas dari tangan-tangan yang tidak terlihat," ungkapnya.
(bba/yum)
