Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026) sore.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra melarang suporter Persib Bandung untuk melakukan konvoi maupun aksi lainnya melibatkan massa yang banyak usai laga yang menentukan nasib klub kebanggaan Jawa Barat itu.
"Kami minta masyarakat dan bobotoh menerima apapun hasil pertandingan sore nanti. Kalau menang tentunya jangan terlalu larut dalam euforia, dan kalau hasilnya tidak sesuai harapan juga jangan melampiaskan pada hal kurang baik," kata Niko saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niko mengatakan pihaknya menyiagakan personel di perbatasan antara Kota Cimahi dan Kota Bandung untuk menyekat pergerakan bobotoh. Kemudian mengawasi pusat-pusat keramaian.
"Ya kita siagakan personel seperti di daerah Gunung Batu, perbatasan antara Cimahi dan Kota Bandung. Lalu di titik lainnya," kata Niko.
Niko menyebut masyarakat juga diminta tidak nekat berangkat ke Samarinda. Beberapa titik nonton bareng laga krusial itu disiapkan, seperti di Gedung Pengabdian Polres Cimahi, hingga di beberapa kafe.
"Ya di Polres Cimahi, kita akan mengadakan nonton bareng. Jadi silakan datang, kami menyiapkan tempat yang nyaman dan segala fasilitasnya. Kemudian jika mau nobar di tempat lain juga dipersilakan," kata Niko.
Namun bobotoh yang ingin nonton bareng diwanti-wanti agar tidak membawa atribut yang biasa digunakan saat konvoi seperti bendera berukuran besar. Kemudian barang bawaan akan diperiksa terlebih dahulu.
"Jangan membawa bendera dan atribut-atribut seperti itu. Jangan membawa benda berbahaya, jangan membawa miras. Nikmati suasana dengan nyaman, dukung klub kebanggaan Jawa Barat ini dengan santun dan baik," ujar Niko.
(mso/mso)