Persib Bandung tinggal selangkah lagi mencatat sejarah sebagai juara Super League tiga musim berturut-turut. Kemenangan 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026) membuat Maung Bandung kini berada di ambang gelar juara musim 2025/2026.
Persib kini memuncaki klasemen dengan 78 poin dan hanya menyisakan satu pertandingan melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 23 Mei mendatang. Hasil imbang saja sudah cukup untuk memastikan gelar juara tetap berada di Bandung.
Melihat peluang besar itu, Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiapkan rencana pawai kemenangan Persib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Jawa Barat terkait persiapan konvoi juara Persib agar berlangsung aman dan tertib.
"Jadi walaupun belum dipastikan juara, tapi peluang kita untuk jadi juara sangat besar. Maka semalam saya sudah berkesepakatan dengan Pak Gubernur, agar satu, dipastikan pawai di Bandung ini semuanya dalam keadaan kondusif," kata Farhan, Senin (18/5/2026).
Farhan mengungkapkan, rute pawai juara Persib sementara direncanakan dimulai dari Gedung Sate dan berakhir di Balai Kota Bandung. Selain itu, masih ada kemungkinan agenda lanjutan yang melibatkan manajemen Persib setelah pawai berlangsung.
"Rencananya pawai akan bermula dari Gedung Sate berakhir di Balai Kota, ruang transit akan disiapkan pada tanggal 24," ujarnya.
"Kemungkinan 25 ada acara lagi tapi saya belum tahu persis, itu ada rencana di PT Persib," lanjut Farhan.
Meski begitu, Pemkot Bandung juga mulai melakukan evaluasi menyusul euforia kemenangan Persib atas PSM yang memicu konvoi spontan Bobotoh di berbagai ruas jalan Kota Bandung pada Minggu malam.
"Kalau dari konvoi tahun lalu sih sebetulnya tidak ada, malah saya mengevaluasi konvoi semalam ya. Saya akan mengevaluasi tim wilayah dan tim kebersihan karena ternyata Kota Bandung yang berhasil menjaga kebersihan setelah Kirab Budaya pada Sabtu malam itu hari Minggunya bersih pisan gak ada apa-apa," katanya.
Menurut Farhan, proses pembersihan jalan usai konvoi semalam belum berjalan maksimal karena masih ditemukan banyak sampah hingga pagi hari. "Tadi pagi ternyata kita tidak sempat membersihkan dengan baik jadi ada banyak beberapa kotoran. Untung jam 7.30 semua sudah bersih," ujarnya.
Ia menegaskan, standar kebersihan kota harus kembali diterapkan apabila nanti Persib benar-benar berpesta juara di Bandung. Menurut dia, prosedur pembersihan kota akan dilakukan seperti setelah dilaksanakannya Kirab Budaya Tatar Sunda pada Sabtu (16/5) lalu.
"Seharusnya standar kita adalah apabila pembersihan jalan itu harus sudah selesai pada pukul 5.30. Harus sudah selesai. Jadi orang keluar jam 6 jalanan udah bersih. Itu yang akan dievaluasi diperbaiki. Kita mengikuti pola pada saat selesai kirab budaya, akan mengikuti pola kebersihan pada saat setelah pawai tahun lalu," pungkasnya.
(bba/orb)