2 Pemain Persib Masuk Nominasi Pemain Terbaik Super League, Teja Tak Dilirik

2 Pemain Persib Masuk Nominasi Pemain Terbaik Super League, Teja Tak Dilirik

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 20 Mei 2026 13:44 WIB
Teja Paku Alam.
Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam (Foto: Persib Bandung).
Bandung -

Persib Bandung kembali menunjukkan dominasinya di Super League 2025/2026. Di tengah posisi Maung Bandung yang berada di ambang gelar juara ketiga beruntun, dua pemain Persib masuk dalam daftar nominasi pemain terbaik musim ini.

Namun di balik kabar itu, ada satu hal yang justru memunculkan tanda tanya besar. Nama Teja Paku Alam tidak masuk dalam nominasi penjaga gawang terbaik, padahal kiper Persib itu tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi salah satu kunci kokohnya lini pertahanan Maung Bandung.

Operator kompetisi I.League resmi mengumumkan daftar nominasi penghargaan individu Super League. Persib menjadi salah satu klub dengan wakil terbanyak, mulai dari kategori pemain terbaik hingga pelatih terbaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Federico Barba dan Beckham Putra masuk dalam nominasi Best Player. Sementara pelatih Persib, Bojan Hodak, turut masuk dalam persaingan Best Coach.

ADVERTISEMENT

Tapi dari nominasi Best Goalkeeper, tidak ada nama Teja Paku Alam. Absennya nama Teja justru menjadi sorotan. Sebab musim ini Teja tampil sangat solid di bawah mistar Persib dan menjadi kiper dengan catatan clean sheet terbanyak di kompetisi dengan 18 kali.

Barba dan Beckham Masuk Kandidat Pemain Terbaik

Federico Barba tampil sebagai tembok kokoh di lini belakang Persib. Bek asal Italia itu menjadi figur sentral pertahanan Maung Bandung yang musim ini tampil sangat stabil.

Tak hanya kuat bertahan, Barba juga berkontribusi dalam membangun serangan. Ia mencatatkan lima gol, 29 tekel, 100 intersep, dan 60 clearances sepanjang musim.

Konsistensinya membuat Barba bersaing dengan Mariano Peralta dan Juan Villa dari Borneo FC, serta Allano Brendon dari Persija Jakarta dalam perebutan gelar pemain terbaik.

Selain Barba, nama Beckham Putra juga masuk nominasi Best Player. Gelandang muda Persib itu terus berkembang menjadi motor permainan Maung Bandung.

Musim ini Beckham mencatat 26 peluang tercipta, 138 progressive passes, tiga assist, dan tiga gol. Mobilitas serta kreativitasnya membuat lini tengah Persib lebih hidup sepanjang kompetisi.

Bojan Hodak Masuk Kandidat Pelatih Terbaik

Keberhasilan Persib memimpin klasemen hingga pekan terakhir juga mengantar Bojan Hodak masuk nominasi Best Coach untuk ketiga kalinya. Di dua musim sebelumnya, penghargaan ini jadi milik Bojan.

Pelatih asal Kroasia itu dinilai sukses menjaga stabilitas permainan Persib dan membawa Maung Bandung konsisten di jalur juara sepanjang musim.

Bojan bersaing dengan Fabio Lefundes dari Borneo FC Samarinda dan Paul Munster dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Teja Tak Masuk Kiper Terbaik

Di tengah dominasi Persib dalam daftar nominasi, absennya Teja Paku Alam menjadi sorotan tersendiri. Padahal Teja menjadi salah satu faktor penting di balik kokohnya pertahanan Persib musim ini. Ia mencatat jumlah clean sheet terbanyak di Super League dan berkali-kali tampil gemilang menyelamatkan Persib dalam laga-laga krusial.

Namun I.League justru memasukkan tiga nama lain dalam nominasi Best Goalkeeper yakni Nadeo Argawinata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), dan Igor Rodrigues (Persita Tangerang).

Sementara nominasi lainnya yakni Best Young Player ialah Dony Tri Pamungkas (Persija), Rivaldo Pakpahan (Borneo FC)
Rivaldo dan Cahya Supriadi (PSIM).

Kemudian nominasi Best Goal menghadirkan tiga momen spektakuler yang mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Tiga gol itu milik Hokky Caraka (Persita) saat menghadapi Persik Kediri (Pekan 15), Rendy Sanjaya (Madura United) vs Persik Kediri (Pekan 27) dan M. Iqbal (PSIM) vs Madura United FC (Pekan 33).

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan, penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan kombinasi statistik, evaluasi Technical Study Group (TSG), kontribusi pemain terhadap tim, hingga aspek sportivitas dan konsistensi performa.

"Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing. Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim," ujar Ferry Paulus dikutip dari laman resmi iLeague, Rabu (20/5/2026).

Ia menegaskan, penilaian dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berpatokan pada angka statistik semata.

"Kami ingin penghargaan ini benar-benar mencerminkan kualitas terbaik kompetisi. Karena itu, penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan angka statistik, tetapi juga dampak pemain dan pelatih terhadap permainan tim," ungkapnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads