Usai Hatrick Juara, Bojan Hodak Akui Musim Ini Lebih Sulit

Usai Hatrick Juara, Bojan Hodak Akui Musim Ini Lebih Sulit

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 23 Mei 2026 21:40 WIB
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak.
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. Foto: Muhammad Satria N
Bandung -

Persib Bandung akhirnya menuntaskan misinya. Setelah melewati musim yang panjang, penuh tekanan, dan sempat diwarnai naik-turun performa, Maung Bandung resmi menjadi juara Super League 2025/2026.

Kepastian itu didapat setelah Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pamungkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).

Hasil 0-0 memang tidak menghadirkan pesta gol di hadapan puluhan ribu Bobotoh. Tapi satu poin sudah cukup membawa Persib berdiri di podium tertinggi dan mencatat sejarah juara liga tiga musim berturut-turut atau three-peat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Skornya 0-0, kami punya peluang dan kami menjadi juara," kata pelatih Bojan Hodak usai pertandingan.

ADVERTISEMENT

Bagi pelatih asal Kroasia itu, yang ada di kepalanya setelah pertandingan bukan selebrasi besar ataupun catatan sejarah, melainkan musim panjang yang akhirnya selesai.

"Hal pertama dalam benak saya adalah ketika laga ini usai, musim ini selesai, semuanya kelelahan. Kami sekarang ingin segera berlibur," ucap Bojan.

Bojan juga percaya, waktu akan membuat orang melupakan bagaimana pertandingan berlangsung. Yang akan tersisa hanyalah status juara.

"Tidak akan ada yang mengingat pertandingan, tidak akan ada yang mengingat pertandingan lainnya, semuanya hanya akan mengingat ini (momen juara). Hanya itu saja," ujarnya.

Meski berhasil membawa Persib mencatat sejarah, Bojan justru merendah ketika ditanya apakah keberhasilan ini murni hasil kerja keras dan bukan faktor keberuntungan. Menurutnya, keberuntungan tetap menjadi bagian dari perjalanan menuju gelar.

"Ya ada banyak keberuntungan, banyak keberuntungan. Lihat, tiga musim berturut-turut, musim ini menjadi yang lebih sulit dari musim lalu karena kami cukup banyak mengubah pemain," ungkapnya.

Bojan menilai tantangan musim ini jauh lebih besar dibanding musim sebelumnya. Persib harus membangun ulang fondasi tim karena banyak perubahan komposisi pemain.

"Kami memiliki 25 pemain baru dan di dua musim sebelumnya, pada dasarnya kami memiliki tim yang sama. Hanya ada perubahan beberapa pemain. Di musim ini, ada sangat banyak perubahan dan itu jadi lebih sulit," tutur Bojan.

"Jadi mungkin ada banyak keberuntungan," lanjutnya.

Setelah memastikan trofi tetap berada di Bandung, Bojan ternyata sudah punya agenda berikutnya. Ia mengaku akan bertemu pemilik klub, Glenn Sugita meski tidak membocorkan agendanya.

Selain itu, Bojan menyebut akan mengikuti pesta perayaan juara yang akan dilangsungkan Minggu (24/5/2026) dan Senin (25/5/2026). Baru setelah itu, semua tim akan diliburkan.

"Berikutnya, kami akan melakukan perayaan besok pagi, lalu saya melakukan meeting bersama Pak Glenn dan Stanley sore harinya. Lalu lusa berada di rumah Haji Umuh pada pagi harinya dan makan malam bersama tim malam harinya. Lalu setelah itu berlibur, cuti," jelasnya.

(bba/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads