Lautan Biru menjadi pemandangan di sepanjang Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, saat pawai kemenangan Persib Bandung usai meraih gelar juara Liga Super 2025/2026, Minggu, 24 Mei 2026, pagi.
Ribuan suporter yang mengenakan atribut biru-putih saling berdesakan demi menyaksikan iring-iringan pemain dan ofisial tim akan melakukan pengangkatan trofi juara.
Situasi padatnya kerumunan sempat memicu kepanikan di sejumlah titik. Di tengah lautan Bobotoh, seorang anggota kepolisian terlihat menggendong bayi keluar dari kerumunan untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pamendal JPO Asia Afrika, AKBP Endang Kusnandar mengatakan, petugas menerima laporan dari Bobotoh mengenai keberadaan anak kecil yang terjebak di tengah kerumunan padat.
"Jadi kami mendapatkan informasi dari beberapa suporter bahwa ada seorang anak kecil yang perlu diselamatkan. Makanya anak-anak yang di lapangan kami instruksikan untuk segera menyelamatkan anak kecil tersebut," kata Endang di lokasi.
Bayi tersebut langsung dibawa menuju area aman di sekitar pos pengamanan JPO Asia Afrika. Orang tua bayi kemudian diarahkan menyusul petugas untuk memastikan kondisi anaknya.
"Ada orang tuanya. Jadi orang tuanya nyusul ke sini karena berhubung padat, jadi kami bersusah payah untuk keluar dari kerumunan," ujarnya.
Evakuasi anak di tengha kerumunan bobotoh di Jl Asia Afrika, Kota Bandung Foto: Gheyna Sabila Z |
Banyak Bobotoh Pingsan
Tak hanya proses evakuasi bayi, situasi di kawasan Asia Afrika juga diwarnai banyaknya Bobotoh yang pingsan akibat sesak dan berdesakan. Sejumlah suporter terlihat diangkat melewati pagar barikade untuk segera mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan dan ambulans yang telah disiagakan di lokasi.
Beberapa anak-anak juga tampak menangis histeris karena terpisah dari orang tuanya di tengah kerumunan massa. Petugas kepolisian beberapa kali terlihat membantu proses pencarian keluarga dan membawa anak-anak tersebut ke titik pengamanan sementara.
Untuk diketahui, panjang kerumunan Bobotoh di Jalan Asia Afrika bahkan mencapai lebih dari seratus meter. Massa terus berdatangan sejak pagi untuk menanti rombongan konvoi pemain Persib melintas menuju titik akhir perayaan.
Melihat kondisi tersebut, Endang mengimbau masyarakat untuk tidak membawa anak kecil ke tengah keramaian pawai. Ia juga meminta Bobotoh tetap menjaga ketertiban saat merayakan keberhasilan Persib meraih hattrick juara.
"Imbauan pada masyarakat yang merayakan Persib juara agar tidak memaksakan hadir di sini karena kerumunan begitu padat, apalagi membawa anak kecil. Seyogianya kalau bawa anak kecil mendingan tidak usah ke kerumunan," katanya.
(yum/yum)

