Persib Bandung memasuki era baru. Mulai musim 2026/2027, Igor Tolic ditunjuk sebagai Head Coach baru Maung Bandung, menggantikan Bojan Hodak yang tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala.
Bojan sendiri tetap berada di ekosistem klub sebagai direktur teknik. Persib menegaskan keputusan ini diambil untuk menjaga kesinambungan, stabilitas, dan DNA kemenangan yang sudah dibangun dalam beberapa musim terakhir.
Igor Tolic bukan nama baru di ruang ganti Persib. Pelatih kelahiran Gradacac, Kroasia 25 September 1977, itu telah mengantongi lisensi UEFA Pro dan punya preferensi formasi 4-3-3 defending. Ia juga tercatat sebagai mantan pemain HASK Zagreb sebelum pensiun pada 1 Januari 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum datang ke Bandung, Igor menempuh jalur kepelatihan yang cukup panjang. Ia menangani kelompok usia NK HASK, menjadi asisten tim utama HASK, lalu memimpin tim muda HNK Hajduk Split pada tahun 2019.
Setelah itu, ia naik sebagai pelatih kepala NK Osijek II, sempat memimpin NK Kustosija, dan terakhir menjadi pelatih kepala Wadi Degla di Mesir sebelum bergabung dengan Persib pada Juli 2024 lalu.
Kehadiran Igor di Persib juga bukan keputusan acak. Ia direkomendasikan langsung oleh Bojan Hodak setelah Goran Paulic mengakhiri kerja sama dengan klub. Sejak saat itu Igor ikut terlibat dalam latihan, dinamika ruang ganti, serta proses pembangunan tim.
Di Persib, Igor bukan cuma berdiri di belakang Bojan. Ia juga beberapa kali turun langsung memimpin tim saat sang pelatih kepala absen karena akumulasi kartu kuning.
Dari empat laga resmi yang ia pimpin, Igor meraih tiga kemenangan dan satu kekalahan dengan rincian menang 1-0 atas PSM Makassar pada 1 Februari 2025, kalah 0-2 dari Malut United pada 14 Desember 2025.
Kemudian menang 5-0 atas Madura United pada 26 Februari 2026, dan menang 2-1 atas PSM Makassar pada 17 Mei 2026 yang menjadi kemenangan krusial sebelum Persib meraih gelar juara Super League 2025/2026.
Jejak itulah yang membuat Persib berani menyerahkan kursi pelatih kepala kepadanya. Klub menilai Igor memahami kultur tim, karakter pemain, dan filosofi kerja yang sudah berjalan.
Dengan modal itu, Persib berharap transisi dari era Bojan ke era Igor bisa berjalan mulus tidak memutus fondasi juara.
"Coach Igor memahami kultur tim, mengenal karakter pemain, dan telah menjadi bagian dari perjalanan sukses yang diraih bersama dalam beberapa musim terakhir," ucap Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.
"Kami percaya kesinambungan dan adaptasi merupakan modal penting dalam menghadapi babak baru ke depan," lanjutnya.
(bba/tya)