Persib Sepekan: Juara, Konvoi, Ditinggal Bojan Hodak dan Sanksi FIFA

Jabar Sepekan

Persib Sepekan: Juara, Konvoi, Ditinggal Bojan Hodak dan Sanksi FIFA

Tim detikJabar - detikJabar
Minggu, 31 Mei 2026 14:30 WIB
Momen skuad Persib Bandung merayakan gelar juara Super League 2025/2026.
Momen skuad Persib Bandung merayakan gelar juara Super League 2025/2026. Foto: Persib Bandung
Bandung -

Nasib Persib Bandung selama sepekan ini seolah roller coster. Setelah merayakan euforia juara di mana-mana, Maung Bandung justru mendapat kabar mengejutkan karena disanksi oleh FIFA.

Sanksinya bahkan tak sembarangan. Persib dilarang mendaftarkan pemain baru untuk musim 2026/2027, berdasarkan keputusan sejak 29 Mei 2026 hingga waktu yang tidak ditentukan.

Lantas, bagaimana semua itu bisa terjadi? Berikut rangkumannya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persib Segel Gelar Juara 2025/2026

Semua diawali saat Persib sah menjadi juara Super League 2025/2026. Gelar ini sekaligus sejarah pertama di dunia persepakbolaan Indonesia setelah Maung Bandung jadi juara tiga kali berturut-turut.

Di laga terakhir, Persib bermain imbang melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA. Hasil tersebut sudah cukup membuat Borneo FC tertahan di peringkat kedua meski sama-sama mengoleksi 79 poin.

ADVERTISEMENT

Setelah memastikan gelar juara, jalanan Kota Bandung langsung dipadati bobotoh. Mereka merayakan euforia dan larut dalam suasana suka cita di momen tersebut.

Pawai bobotoh rayakan Persib juara di kawasan Cikapayang, Kota Bandung.Pawai bobotoh rayakan Persib juara di kawasan Cikapayang, Kota Bandung. Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar

Pawai Pesta Juara

Sehari setelah menyabet gelar juara, Kota Bandung menggelar pesta besar-besaran. Para pemain Persib mengikuti agenda konvoi untuk memamerka piala Super League 2025/2026.

Pawai pesta juara itu dimulai dari Gedung Sate. Disaksikan ratusan ribu pasang mata, konvoi kemudian melalui sejumlah rute dan finish di JPO Jalan Asia Afrika.

Di lokasi ini lah, para pemain Persib lalu berselebrasi memamerkan piala Super League 2025/2026 ke hadapan bobotoh. Warga yang sudah menunggu sejak pagi, larut dalam euforia menyaksikan pemain kebanggaannya.

Ditinggal Bojan Hodak

Namun sehari setelah euforia pesta juara, Persib mengambil langkah krusial di jajaran kepelatihan. Bojan Hodak mundur sebagai juru taktik dan digantikan asistennya Igor Tolic.

Meski sempat jadi kabar yang mengagetkan, bobotoh turut menaruh harapan besar di pundak Igor Tolic. Sebab, Igor jadi sosok yang telah mengenal skuad Maung Bandung, dan beberapa kali sempat mendampingi secara langsung ketika Bojan Hodak absen di pinggir lapangan.

Setelah mundur dari Persib, Bojan mengungkapkan alasan di balik keputusan terbesarnya itu. Masalah keluarga hingga faktor kesehatan jadi pertimbangan Bojan, meski dia memastikan akan tetap membantu tim untuk musim depan.

"Saya perlu istirahat sejenak karena alasan pribadi, tetapi saya akan tetap berada di sini (Persib) untuk membantu," ujar Bojan dalam pernyataan video yang dibagikan klub, Selasa (26/5/2026).

Bojan Hodak dan Daisuke Sato dalam konferensi pers usai laga Persib vs Persikabo, Sabtu (16/9/2023).Bojan Hodak dan Daisuke Sato dalam konferensi pers usai laga Persib vs Persikabo, Sabtu (16/9/2023). Foto: Sudirman Wamad/detikJabar

Disanksi FIFA

Beberapa hari setelah Bojan Hodak mundur dari kursi pelatih, kabar mengejutkan kembali datang untuk Persib. Induk sepakbola dunia, FIFA, menjatuhkan sanksi bagi Persib berupa larangan mendatangkan pemain baru musim 2026/2027 hingga waktu yang tidak ditentukan.

Sanksi ini tidak terlepas dari masalah Persib bersama mantan pemainnya, Daisuke Sato. Daisuke menang gugatan dan mewajibkan Persib membayar kompensasi untuknya senilai Rp 3 miliar, ditambah bunga.

Alhasil, FIFA menjatuhkan sanksi FIFA Registration Ban List. Sanksi tersebut berlaku sejak 29 Mei 2026 dan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Persib sendiri saat ini tengah berusaha menuntaskan persoalan yang terjadi. Harapannya, masalah itu bisa segera tuntas. Sehingga, sanksi bisa dicabut dan Persib boleh mendaftarkan pemain baru untuk musim depan.

"Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan. Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku," jelas Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan.

Halaman 2 dari 2
(ral/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads