Ada pemandangan tak biasa saat melintasi Jalan Braga, Kota Bandung. Meski konvoi juara Persib telah berlalu, atmosfer biru-putih masih mewarnai jalan bersejarah tersebut. Banyak warga berlalu-lalang dengan bangga mengenakan jersei Persib Bandung. Baju itu mereka pakai sebagai bentuk kecintaan terhadap Maung Bandung.
Selain itu, terdapat sebuah gedung di jalan tersebut yang dihiasi berbagai ornamen khas Persib Bandung, lengkap dengan pajangan foto-foto para Bobotoh. Setiap ada pengendara atau wisatawan yang melintas pasti melirik gedung itu.
detikJabar mencoba mendatangi lokasi tersebut. Gedung yang berfungsi sebagai tempat pameran seni milik Grey Art Gallery ini sedang menggelar pameran serba-serbi Persib Bandung dengan mengusung tema 'Cultura PERSIB!'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikJabar juga berkesempatan masuk ke dalam gedung pameran itu. Saat masuk, pengunjung disambut wall berukuran besar bertuliskan 'Cultura PERSIB!'
Selain itu, lagu-lagu yang biasa dinyanyikan Bobotoh di stadion saat Persib berlaga juga terdengar di seisi gedung pameran.
"Satu biru, satu hati, satu bendera kita mendukung mu. Persib Maung Bandung! Persib Maung Bandung! Persib Maung Bandung!" itulah salah satu bait lagu yang didengar saat berkunjung ke pameran ini.
Lorong yang terhubung ke ruangan utama berisikan tulisan dan foto yang mengisahkan perjalanan Persib dari masa ke masa.
Di ruang utama gedung terdapat empat patung legenda Persib karya seniman asal Bandung bernama Iwonx. Patung yang dipajang di ruangan itu yakni patung Indra Tohir, pelatih yang membawa Persib Bandung meraih dua gelar nasional berturut-turut, Perserikatan 1993-1994 dan Divisi Utama Liga Indonesia 1994-1995. Lalu Djajang Nurjaman yang meraih juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan turnamen Piala Presiden 2015, serta Bojan Hodak yang membawa Persib juara Liga Indonesia Tahun 2023-2024 dan 2024-2025. Terakhir, ada sosok Umuh Muchtar yang memberikan dedikasi tinggi terhadap skuad Maung Bandung.
Selain patung, ada juga deretan jersei Persib dari masa ke masa, lukisan, serta foto-foto momen Persib juara. Ada pula macam-macam bola dan beberapa foto legenda Persib. Tak hanya di ruangan utama, di ruangan bawah dan atas juga dipamerkan beragam karya lainnya yang tentu bisa menghibur para pengunjung.
detikJabar berkesempatan berbincang dengan Kurator Grey Art Gallery, Angga Aditya Atmadilaga. Angga menyebutkan bahwa karya yang ditampilkan lebih dari 100 dari beragam jenis karya.
"Jadi kalau kita bicara mengenai karya dan objek, ada sekitar 105 karya lebih yang kami ikut di pameran ini, mulai dari instalasi, mural, kemudian objek-objek mengenai arsip, dokumen, jersey-jersey legendaris, semuanya kami kumpulkan di sini," kata Angga.
Disinggung mengenai alasan Grey tertarik menggelar pameran ini, menurut Angga, pihaknya menyadari bahwa ketika berbicara mengenai Persib, ini bukan sekadar sebuah klub sepak bola, melainkan sudah menjadi fenomena budaya.
"Nah, fenomena budaya inilah yang pada akhirnya menjadi kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar Jawa Barat, bagaimana mereka mengirhami Persib bukan semata-mata sebagai klub, tapi sebagai sesuatu yang menginspirasi mereka, memberikan semangat, dan masing-masing itu punya kenangan-kenangan yang khas terhadap Persib," ungkapnya.
"Karena itu kami berupaya untuk menghimpun semua kenangan-kenangan tersebut, menjadi satu pameran yang saling berkesinambungan," tambahnya.
Angga menyebutkan, siapa pun dan dari kalangan mana pun pasti akan terhibur jika datang ke pameran ini. Sebab, tak hanya karya baru, karya lampau juga ditampilkan di pameran ini.
Baca juga: Rumor Dua Pemain Persib Dibidik Arema FC |
"Karena kami sebenarnya ada beberapa karya dari siniman, dari siniman ini bagaimana mereka memandang Persib mengalami budaya visual, tapi dengan Persib yang sangat mudah juga adalah jersey-jerseynya, juga bagaimana pengalaman-pengalaman pribadi mereka yang bisa menjadi satu memori kolektif juga bagi publik," tuturnya.
Melalui pameran ini, Angga ingin menyampaikan bahwa Persib telah mewakili identitas warga Jawa Barat maupun masyarakat Sunda. Ia berharap kecintaan terhadap Persib terus diteruskan lintas generasi. Selain itu, pameran ini diharapkan mampu menciptakan budaya yang baik dalam mengapresiasi Persib ke depannya melalui seni rupa.
"Mereka sebenarnya sudah punya karya sejak lama, cuma memang mereka belum mempunyai ruangnya. Jadi dengan keberadaan pameran ini, mereka justru merasa terwadahi," pungkasnya.
Seperti diketahui, pameran ini digelar dari tanggal 9 Juni - 10 September 2026 mendatang.
Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/mso)