Messi Ukir Warisan Abadi Lewat Enam Edisi Piala Dunia

Soccer Update

Messi Ukir Warisan Abadi Lewat Enam Edisi Piala Dunia

Kris FW - detikJabar
Rabu, 17 Jun 2026 16:00 WIB
17 June 2026, USA, Kansas City: Soccer, Men, 2026 World Cup, Argentina vs. Algeria, Group Stage, Group J, Matchday 1, Kansas City Stadium, Lionel Messi (Argentina) celebrates his second goal, making the score 2-0. PLEASE NOTE: In accordance with FIFA regulations, these images may be used exclusively for editorial purposes. Commercial use is prohibited. Furthermore, no video-like sequences may be created, and no alterations may be made to the image, either in the foreground or the background. Photo: Tom Weller/dpa (Photo by Tom Weller/picture alliance via Getty Images)
Lionel Messi (Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance)
Jakarta -

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu resmi menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia berbeda saat memimpin Albiceleste menghadapi Aljazair pada laga perdana Piala Dunia 2026.

Momen bersejarah tersebut tercipta di Kansas City, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Melansir detikSport, selain mencatatkan rekor baru di level dunia, pertandingan itu juga menjadi penampilan ke-200 Messi bersama Timnas Argentina.

Sebelum mencetak rekor tersebut, Messi sejajar dengan lima pemain yang pernah tampil dalam lima edisi Piala Dunia, yakni Cristiano Ronaldo dari Portugal, Antonio Carbajal, Rafael Márquez, Andrés Guardado dari Meksiko, serta legenda Jerman, Lothar Matthäus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, pemain berusia 38 tahun itu berdiri sendirian di puncak sebagai satu-satunya pesepak bola yang pernah merasakan atmosfer enam putaran final Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

Perjalanan Messi di panggung terbesar sepak bola dunia dimulai pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Saat itu, ia masih berusia 18 tahun dan langsung mencuri perhatian dengan mencetak gol dalam kemenangan telak Argentina 6-0 atas Serbia dan Montenegro di fase grup.

Sejak debut tersebut, Messi tidak pernah absen membela Argentina di ajang Piala Dunia. Ia tampil pada edisi 2010 di Afrika Selatan, 2014 di Brasil, 2018 di Rusia, 2022 di Qatar, dan kini kembali memperkuat Albiceleste pada Piala Dunia 2026.

Tak hanya memegang rekor sebagai pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia, Messi juga masih tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di turnamen tersebut.

Rekor itu dipecahkannya saat membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Prancis di partai final. Ketika itu, Messi melampaui catatan 25 pertandingan milik Lothar Matthäus.

Laga melawan Aljazair menjadi penampilan ke-27 Messi di putaran final Piala Dunia, mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah kompetisi tersebut.

Ronaldo Berpeluang Menyamai

Meski menjadi pemain pertama yang mencapai pencapaian tersebut, rekor Messi berpotensi segera disamai oleh rival lamanya, Cristiano Ronaldo.

Kapten Portugal itu dijadwalkan tampil pada laga Grup K melawan Republik Demokratik Kongo. Jika dimainkan, Ronaldo juga akan mencatatkan penampilan di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Namun demikian, Messi tetap tercatat sebagai pemain pertama yang berhasil mencapai tonggak sejarah tersebut.

Menariknya, kiper veteran Meksiko Guillermo Ochoa juga masuk dalam skuad negaranya untuk Piala Dunia 2026. Akan tetapi, ia tidak tampil pada dua edisi sebelumnya sehingga tidak masuk dalam daftar pemain yang bermain di enam Piala Dunia berbeda.

Mungkin Menjadi Piala Dunia Terakhir

Piala Dunia 2026 juga berpotensi menjadi penampilan terakhir Messi di turnamen internasional terbesar tersebut.

Meski belum memberikan keputusan resmi terkait masa depannya di tim nasional, pemain Inter Miami itu beberapa kali mengisyaratkan bahwa Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi akhir perjalanannya bersama Argentina di level dunia.

Jika benar demikian, maka rekor tampil dalam enam edisi Piala Dunia akan menjadi salah satu warisan terbesar yang ditinggalkan Messi bagi sepak bola dunia.

Lebih dari sekadar angka, pencapaian tersebut menjadi simbol konsistensi, ketahanan, dan kualitas seorang pemain yang mampu bertahan di level tertinggi selama lebih dari dua dekade.

Dari remaja berusia 18 tahun di Jerman pada 2006 hingga kapten juara dunia di Amerika Serikat pada 2026, Messi telah menjelma menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah olahraga dunia.


Artikel ini sudah tayang di detikSport




(krs/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads