Kapten Persib Bandung Marc Klok tidak hanya menikmati atmosfer Piala Dunia 2026 sebagai penonton. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia itu mendapat undangan khusus dari FIFA untuk mengikuti program eksklusif yang diperuntukkan bagi para pesepakbola profesional.
Di sela penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Klok mengikuti FIFA Player Executive Program, sebuah program yang dirancang untuk mempersiapkan pemain menghadapi kehidupan setelah pensiun dari lapangan hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Klok, kesempatan tersebut menjadi pengalaman langka sekaligus langkah penting untuk masa depannya di industri sepak bola.
"Untuk undangan dari FIFA ini sangat spesial. Saya lakukan Player Executive Program, yaitu untuk Life After Football, untuk bikin koneksi, untuk bikin belajar, untuk mencoba ambil lisensi yang layak untuk masa depan di industri sepak bola. Dan saya sukses berhasil," kata Klok, Rabu (24/6/2026).
Program tersebut mempertemukan pemain dari berbagai negara dan latar belakang. Selain membangun jaringan profesional, peserta juga mendapat bekal terkait manajemen, kepemimpinan, hingga peluang karier setelah tidak lagi aktif bermain.
Di tengah kesibukannya mengikuti program FIFA, Klok juga menyempatkan diri menyaksikan langsung pertandingan Piala Dunia antara Uruguay melawan Cape Verde yang berakhir imbang 2-2.
"Untuk pertandingan saya kemarin nonton Uruguay vs Cape Verde," ujarnya.
Klok mengaku terkesan dengan penampilan Cape Verde sebagai tim debutan di Piala Dunia. Ia meyakini, tim peringkat 67 dunia tersebut mampu lolos dari fase grup.
"Mungkin di luar ekspektasi Cape Verde kemarin mereka luar biasa lawan Uruguay. Saya yakin mereka punya chance yang luar biasa untuk qualifying," tuturnya.
Selain Cape Verde, Klok juga menyoroti beberapa tim yang menurutnya tampil impresif sepanjang fase awal turnamen.
"Tapi ada beberapa tim juga bagus sekali, Maroko, Belanda juga kemarin lawan Swedia," katanya.
Ketika ditanya soal pemain paling luar biasa di Piala Dunia 2026, Klok tidak ragu menyebut dua nama yang menurutnya masih berada di level berbeda dibanding pemain lain.
"Dan untuk siapa pemain paling alien, saya pikir Mbappe. Sangat-sangat gila. Messi, Messi juga. Mungkin dua ini sangat berbeda dari yang lain, sampai sekarang ya," ungkapnya.
Sebagai pesepakbola profesional, Klok juga membayangkan bagaimana rasanya jika mendapat kesempatan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia itu. Menariknya, ia memilih menghadapi dua negara raksasa Eropa yakni Portugal atau Prancis.
"Kalau saya untuk pertandingan terakhir mungkin lawan siapa? Mungkin lawan Portugal lawan Prancis," ujarnya.
(bba/sud)
