Belanda dipastikan bakal menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bek kanan Denzel Dumfries menilai, pertemuan kedua tim akan terasa seperti laga derby karena banyak pemain yang saling mengenal satu sama lain.
Pertandingan Belanda kontra Maroko dijadwalkan berlangsung di Guadalupe, Meksiko, pada Selasa (30/6) dini hari WIB. De Oranje melaju ke fase gugur sebagai juara Grup F, sedangkan Singa Atlas lolos sebagai runner-up Grup C di bawah Brasil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan ini berpotensi berlangsung sengit. Berdasarkan peringkat dunia, Belanda menempati posisi kedelapan, sedangkan Maroko berada di peringkat ketujuh. Kedua tim juga sama-sama belum terkalahkan sepanjang fase grup dengan meraih dua kemenangan dari tiga pertandingan.
Catatan pertemuan juga menunjukkan persaingan yang cukup ketat. Belanda meraih dua kemenangan dari tiga laga melawan Maroko, sementara satu pertandingan lainnya dimenangi Singa Atlas.
Dumfries menilai kedekatan antarpemain dari kedua tim membuat pertandingan nanti terasa berbeda. Ia menyebut hampir seluruh pemain Belanda mengenal pemain Maroko.
"Maroko punya tim yang bagus, rasanya sedikit seperti derby," ujar Dumfries sambil tertawa.
"Aku bahkan jadi penerus (Achraf) Hakimi di Inter," tambah Dumfries.
"Semua pemain Belanda kenal dengan seorang pemain Maroko. Ini jelas akan jadi sebuah pertandingan yang hebat," sambung dia menatap laga Belanda vs Maroko.
Dumfries juga menegaskan Belanda harus tampil tanpa kesalahan jika ingin melaju ke babak berikutnya. Menurut dia, pertandingan melawan Maroko menuntut performa terbaik di setiap aspek permainan.
"Ini harus terjadi sekarang; sekarang kami harus memperlihatkannya. Kami tadi masih punya sedikit ruang untuk melakukan beberapa kesalahan, tapi melawan Maroko, semua aspek harus berjalan dengan tepat," kata Dumfries di HLN.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.
(rin/sud)
