Terjerat Sanksi FIFA, Persib Tetap Gaspol Rekrut Pemain Baru

Terjerat Sanksi FIFA, Persib Tetap Gaspol Rekrut Pemain Baru

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 30 Jun 2026 13:00 WIB
Ilustrasi logo Persib Bandung.
Ilustrasi logo Persib Bandung. (Foto: ChatGPT)
Bandung -

Persib Bandung masih tercantum dalam daftar klub yang dikenai larangan registrasi pemain (registration ban) oleh FIFA. Sanksi yang mulai berlaku sejak 29 Mei 2026 itu berkaitan dengan kewajiban pembayaran kompensasi kepada mantan pemainnya, Daisuke Sato, yang proses administrasinya belum dinyatakan rampung.

Namun, situasi tersebut sama sekali tidak membuat manajemen Maung Bandung panik. Di tengah status transfer ban, Persib justru tetap agresif bergerak di bursa transfer. Bahkan, klub sudah resmi memperkenalkan bek asal Prancis, Gabriel Mutombo, sebagai rekrutan pertama untuk menghadapi musim 2026/2027.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa transfer ban FIFA tidak melarang klub melakukan negosiasi maupun mengikat kontrak dengan pemain baru.

"Yang perlu dipahami, dengan adanya transfer ban tersebut, yang belum bisa dilakukan adalah mendaftarkan pemain ke dalam sistem. Namun, ban itu tidak menghalangi Persib untuk melakukan negosiasi ataupun menandatangani kontrak dengan pemain," kata Adhitia, Selasa (30/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, persoalan tersebut juga tidak mengganggu persiapan tim karena sistem registrasi pemain untuk kompetisi musim baru memang baru akan dibuka pada Juli mendatang.

"Sistem pendaftaran pemain sendiri baru dibuka pada bulan Juli. Jadi, meskipun kasus ini diselesaikan lebih cepat, tidak akan berdampak pada sistem karena memang sistemnya belum dibuka," ujarnya.

Adhitia menjelaskan, sistem registrasi FIFA bekerja secara real-time. Artinya, begitu seluruh kewajiban administrasi Persib diselesaikan, akses klub untuk mendaftarkan pemain akan langsung kembali dibuka.

"Selain itu, sistem tersebut bersifat real-time. Artinya, jika hari ini persoalan administrasi selesai dan suratnya diproses, saat itu juga akses sistem akan langsung terbuka," jelasnya.

Karena itu, manajemen memilih tetap fokus menuntaskan proses perekrutan pemain sambil menyelesaikan seluruh administrasi yang menjadi syarat pencabutan sanksi FIFA.

"Karena itu, selama jendela transfer belum berjalan, kami tetap fokus menyelesaikan proses perekrutan pemain, sembari menyelesaikan seluruh administrasi terkait kasus tersebut," ucap Adhitia.

Ia pun memastikan Bobotoh tidak perlu cemas dengan status transfer ban yang saat ini masih melekat pada Persib. Menurutnya, seluruh persiapan tim menuju musim baru tetap berjalan sesuai rencana.

"Yang ingin kami yakinkan kepada Bobotoh adalah tidak perlu khawatir. Persib sudah bekerja dan apa pun yang kami siapkan untuk musim depan tidak akan terganggu oleh transfer ban tersebut. Itu kami jamin," tegasnya.

(bba/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads