Sorotan usai kemenangan sensasional Paraguay atas Jerman di babak 32 besar Piala Dunia 2026 tak hanya tertuju pada keberhasilan La Albirroja menyingkirkan salah satu raksasa sepak bola dunia. Di balik hasil bersejarah itu, ada kisah perjuangan Orlando Gill, kiper yang pernah menjual seluruh perlengkapan sepak bolanya demi menyelamatkan istri dan anaknya.
Gill menjadi aktor utama saat Paraguay menyingkirkan Jerman melalui adu penalti di Boston Stadium, Selasa (30/6/2026). Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Paraguay menang 4-3 lewat drama tos-tosan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjaga gawang berusia 26 tahun itu tampil gemilang dengan menggagalkan dua eksekusi penalti Jerman yang dilepaskan Kai Havertz dan Nick Woltemade. Penampilan impresif tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Man of the Match.
Namun, pencapaian itu hanyalah puncak dari perjalanan hidup yang penuh perjuangan.
Melansir detikSport, Gill baru melakoni debut bersama Timnas Paraguay pada September 2025 setelah tampil konsisten bersama klub Argentina, San Lorenzo. Sebelumnya, ia mengawali karier profesional bersama CS San Lorenzo di Paraguay pada 2019 sebelum merantau ke Argentina empat tahun kemudian.
Di balik perjalanan kariernya, Gill sempat menghadapi ujian berat dalam kehidupan pribadi.
Ia menikahi Melissa Avalos pada Januari 2021. Setahun kemudian, pasangan itu dikaruniai putra pertama yang diberi nama Lautaro. Kebahagiaan mereka berubah menjadi kecemasan ketika Avalos mengalami komplikasi serius saat melahirkan dan harus menjalani operasi darurat, sementara sang bayi dirawat di ruang perawatan intensif.
Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang sulit, Gill melakukan apa saja demi membiayai pengobatan istri dan anaknya. Ia menjual sepatu, perlengkapan latihan, hingga jersey Timnas Paraguay U-20 yang selama ini disimpannya sebagai kenang-kenangan.
"Anak kami berjuang untuk hidupnya, dan ayahnya selalu ada di sana. Dia memberikan segalanya, dia menjual segalanya: pakaiannya, sepatunya, bahkan jersey tim nasional U20-nya, yang tidak bisa dia simpan sebagai kenangan," ujar Melissa Avalos, dikutip dari BBC.
Perjuangan tersebut perlahan membuahkan hasil. Kepindahannya ke San Lorenzo pada 2023 menjadi titik balik karier sekaligus kehidupan keluarganya. Penampilan konsisten di Liga Argentina membuka jalan bagi Gill untuk dipanggil membela Timnas Paraguay hingga akhirnya tampil di Piala Dunia 2026.
Momen emosional kembali terlihat seusai kemenangan atas Jerman. Saat menerima trofi Man of the Match, Gill tak merayakan pencapaiannya untuk diri sendiri.
Ia justru mempersembahkan penghargaan itu kepada keponakan sekaligus anak baptisnya, Alexander, yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
"Alexander, trofi ini buat kamu. Semoga kamu segera sembuh. Ayah baptismu mendukungmu dari jauh," kata Gill.
Perjalanan Orlando Gill membuktikan bahwa di balik gemerlap panggung Piala Dunia, tersimpan kisah pengorbanan, keteguhan, dan cinta kepada keluarga yang jauh lebih besar daripada sekadar sepak bola.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
(bay/dir)
