Kabupaten Bandung Barat (KBB) kian mengukuhkan diri sebagai surga wisata di Jawa Barat. Tak hanya mengandalkan kawasan Lembang yang sudah tersohor, kini muncul destinasi baru di wilayah utara yang siap memanjakan para pelancong.
Terbaru, Nordic Land hadir menantang hegemoni destinasi wisata legendaris seperti Farmhouse, Floating Market, The Great Asia Africa, hingga Dusun Bambu yang selama ini menjadi magnet utama wisatawan dari berbagai daerah.
Nordic Land mulai diperkenalkan melalui tahap soft launching pada Sabtu (14/3/2025). Objek wisata ini berlokasi di dalam area The Green Forest Resort, Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengusung konsep edukatif, interaktif, dan rekreasi keluarga, Nordic Land memanfaatkan udara sejuk serta panorama alam asri khas Lembang. Destinasi ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan terpadu The Green Forest Resort & Wedding.
"Nordic Land ini adalah bagian dari Green Forest Resort yang kami kembangkan sebagai tempat edukasi dan wisata alam. Di sini pengunjung, terutama anak-anak, bisa mengenal berbagai hewan peliharaan serta tanaman seperti sayuran dan tanaman khas yang banyak ditemukan di kawasan Lembang," kata General Manager Nordic Land, Widagdo Triyogie, saat ditemui, Minggu (15/3/2025).
Suasana objek wisata Nordic Land, destinasi edukatif dan ramah keluarga di Bandung Barat Foto: Whisnu Pradana |
Widagdo menambahkan, tema Nordic dipilih untuk menghadirkan nuansa berbeda dibandingkan tempat wisata serupa yang sudah ada di wilayah Lembang. Nordic Land dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi pengunjung, khususnya keluarga yang ingin berlibur sembari menimba pengetahuan tentang alam.
"Konsep ini sangat cocok dengan suasana alam pegunungan yang sejuk sehingga mampu menghadirkan pengalaman baru bagi para pelancong (wisatawan)," kata Widagdo.
Nordic Land menawarkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari interaksi langsung dengan hewan, kegiatan bercocok tanam, hingga pertunjukan edukatif seperti animal show.
"Sejumlah koleksi hewan yang sudah tersedia di antaranya domba Merino, kuda poni, kura-kura sulcata, rusa, angsa, dan kelinci. Pengelola juga berencana menambah berbagai koleksi hewan lainnya untuk melengkapi pengalaman wisata edukasi tersebut," ungkapnya.
Widagdo menjelaskan bahwa pembangunan Nordic Land dilakukan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar enam bulan sejak konsep awal digagas. Targetnya, destinasi wisata ini sudah dapat beroperasi penuh sebelum libur Lebaran 2026.
Ke depannya, Nordic Land juga akan dilengkapi dengan berbagai wahana tambahan seperti aviary* untuk burung eksotis serta Dino Park sebagai area wisata *indoor bagi anak-anak.
"Awalnya kami menargetkan pembukaan di awal tahun baru 2026, namun dengan berbagai persiapan akhirnya diputuskan menjelang libur Lebaran agar bisa langsung dinikmati oleh wisatawan," katanya.
(tya/tya)

