Suasana Libur Lebaran 2026 dipastikan akan terasa berenda. Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo tak akan dibuka untuk wisatawan yang berlibur ke Kota Kembang.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan beralasan, kebijakan ini diambil karena pemkot tidak mendapat izin dari Kementerian Kehutanan. Sebab diketahui, Kemenhut telah mencabut izin lembaga konservasi Yayasan Margasatwa Tamansari selaku pengelola Bandung Zoo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebun binatang gagal dibuka, tidak diberi izin oleh Kementerian Kehutanan. Karena memang sampai sekarang tidak ada lembaga konservasi yang bisa bertanggung jawab, maka kami akan tutup (selama libur Lebaran," kata Farhan di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (19/3/2026) malam.
Namun sebagai alternatifnya, Farhan menawarkan Tahura Djuanda untuk wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Di sana, wisatawan kata Farhan akan dimanjakan dengan keindahan alam di sana.
"Maka kami bekerja sama dengan Tahura. Kepada warga Jawa Barat yang ingin berlibur menikmati keindahan alam, kami arahkan ke Tahura yang jaraknya sekitar setengah jam dari Kebun Binatang Bandung," ungkapnya.
Sebagai antisipasi, Farhan juga bakal memberi pengumuman di sejumlah kanal media sosial soal penutupan Bandung Zoo. Ia pun menargetkan, area wisata edukasi satwa itu bisa menemukan pengelola baru pada Mei 2026.
Sekali lagi, kami menganjurkan kepada warga yang ingin menikmati keindahan alam yang sejuk dan nyaman, langsung ke Tahura saja. Cuma sayangnya di Tahura hewannya hanya monyet dan rusa," ungkapnya.
"Targetnya kami pada bulan Mei sudah mengumumkan siapa lembaga konservasi yang berhak untuk melakukan pengelolaan.
Sampai nanti bulan Mei tetap dipegang oleh Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan Provinsi, dan Badan Aset Pemerintah Kota," pungkasnya.
(ral/sud)