Departemen Penerbangan Sipil Hong Kong (CAD) memberlakukan kebijakan baru terkait penggunaan powerbank di dalam pesawat. Dalam aturan tersebut, setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa maksimal dua unit powerbank dan dilarang melakukan pengisian daya selama penerbangan.
Kebijakan ini akan segera diterapkan dan mulai berlaku dari Bandara Internasional Hong Kong.
Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari ketentuan terbaru yang dikeluarkan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. CAD juga telah menyampaikan surat edaran kepada seluruh maskapai yang beroperasi di Bandara Internasional Hong Kong agar menyesuaikan aturan bagi penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"CAD akan terus menjaga komunikasi yang erat dengan pihak terkait dan secara aktif memantau implementasi peraturan baru ini," kata manajemen CAD dikutip dari The Standard HK, Senin (30/3/2026).
Mereka juga menyarankan penumpang memeriksa aturan terbaru dengan maskapai sebelum terbang. Maskapai berbasis di Hong Kong, Cathay Pacific Airways, menegaskan aturan tersebut berlaku untuk semua penerbangannya. Powerbank harus dibawa di kabin, tidak boleh masuk bagasi terdaftar, dan penggunaannya untuk mengisi daya perangkat selama penerbangan dilarang.
Kemudian, powerbank yang melebihi batas akan disita petugas keamanan. Beberapa penumpang mengaku belum mengetahui aturan baru, salah satunya adalah Wang.
Wang mengatakan bahwa staf maskapai tidak memberitahunya. Namun, Wang juga mendukung aturan tersebut demi keselamatan penerbangan.
"Saya yakin hanya sedikit pelancong yang membawa lebih dari dua powerbank," kata Wang.
Sementara itu, penumpang lainnya, Chiu, menilai satu power bank sudah cukup. Dia menyarankan agar fokus pengawasan lebih diarahkan pada kualitas dan risiko keselamatan seperti potensi kebakaran atau ledakan, dibanding membatasi jumlahnya.
Artikel ini telah tayang di detikTravel. Baca selengkapnya.
(yum/yum)
