Pesona Desa Wisata Ciamis di Kaki Gunung Sawal yang Dilirik Wisman

Pesona Desa Wisata Ciamis di Kaki Gunung Sawal yang Dilirik Wisman

Dadang Hermansyah - detikJabar
Senin, 11 Mei 2026 16:30 WIB
Salah satu destinasi wisata yang dikelola desa di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis.
Salah satu destinasi wisata yang dikelola desa di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah)
Ciamis -

Siapa sangka, desa wisata di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat kini mulai dilirik wisatawan mancanegara. Perlahan tapi pasti, pesona alam Tatar Galuh menunjukkan daya tariknya, bukan hanya bagi wisatawan lokal, tapi juga tamu dari luar negeri.

Selama ini, Ciamis kerap dianggap sekadar daerah lintasan menuju destinasi populer seperti Pangandaran atau Garut. Namun di balik itu, potensi wisatanya terus tumbuh, terutama lewat pengembangan desa wisata berbasis alam. Dengan keindahan alam yang masih asri dan suasana desa yang hangat, Ciamis perlahan mulai menemukan jalannya sendiri di peta pariwisata, bukan lagi sekadar tempat singgah, tapi tujuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data Dinas Pariwisata Ciamis mencatat, sepanjang triwulan I 2026, ada 1.348 kunjungan wisatawan mancanegara ke sejumlah destinasi. Menariknya, sebagian besar justru memilih berkunjung ke desa wisata.

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Ciamis Asep Didi Herdiawan mengatakan, tren ini menunjukkan meningkatnya minat wisman terhadap wisata alam yang lebih alami dan tenang.

ADVERTISEMENT

"Dari data yang ada, kunjungan wisatawan mancanegara tidak hanya ke objek wisata yang dikelola pemerintah, tapi juga ke desa wisata," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Beberapa destinasi yang dikelola pemerintah daerah seperti Situs Karangkamulyan, Situ Lengkong Panjalu, dan Astana Gede Kawali tetap dikunjungi, meski jumlahnya tidak sebesar desa wisata.

Justru kawasan desa wisata di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, menjadi magnet utama. Destinasi seperti Bukit Sampalan Asri, Curug Jami, Kiara Koneng, hingga Damgintung mencatat kunjungan cukup tinggi.

Rincian kunjungan wisatawan mancanegara ke Ciamis. Situs Karangkamulyan 5 kunjungan, Situ Lengkong Panjalu 7 wisatawan dan Astana Gede Kawali ada 7 wisatawan.

Sementara itu, destinasi yang dikelola desa mencatat kunjungan lebih tinggi. Bukit Sampalan Asri dikunjungi 426 wisatawan, Curug Jami 223 wisatawan, Kiara Koneng 665 wisatawan, dan Damgintung 8 wisatawan. Seluruhnya berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti.

"Mayoritas wisatawan mancanegara datang ke Desa Sukamaju karena banyak pilihan wisata alam, apalagi lokasinya berada di kaki Gunung Sawal yang punya pemandangan indah," jelas Asep.

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan ke Ciamis pada triwulan I 2026 mencapai 709.383 orang. Angka itu setara 34,20 persen dari target tahunan sebesar 2.074.114 kunjungan.

Meski belum setengah jalan, optimisme tetap terjaga. Dinas Pariwisata Ciamis terus mendorong promosi wisata, terutama lewat media sosial dan kolaborasi dengan pelaku wisata.

"Kami optimistis target tahun ini bisa tercapai. Kami juga berharap semua pelaku wisata bisa bersinergi untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Ciamis," pungkasnya.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads