Masjid Al-Jabbar menjadi destinasi wisata populer di Bandung. Setiap minggu orang-orang berkunjung ke Masjid Al-Jabbar untuk merasakan pengalaman religi di masjid dengan julukan "masjid Terapung Gedebage". Berlokasi di Jalan Cimincrang, Gedebage, Masjid Al-Jabbar tidak pernah sepi dari pengunjung, mulai dari keluarga dengan mobil hingga rombongan menggunakan bus.
Masjid Raya Al-Jabbar memiliki kapasitas 60 ribu jemaah, tetapi hanya 33 ribu jemaah yang dapat ditampung di dalam masjid. Bagi kamu yang punya rencana untuk berkunjung ke Masjid Raya Al-Jabbar, ketahui beberapa hal ini agar mendapatkan pengalaman religi yang nyaman dan edukatif.
Spot Wisata Religi di Al-Jabbar
Di dalam Al-Jabbar, terdapat beberapa spot khusus yang bisa kamu kunjungi sebelum masuk ke dalam Masjid Raya Al-Jabbar yang megah. Jembatan Nabi Musa merupakan penghubung plaza (teras depan dan parkiran) dengan halaman utama masjid. Selain itu, ada pula Ma'rodh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'rodh merupakan ruang visual atau museum ekshibisi yang menampilkan rekam jejak perjalanan Islam di Tanah Pasundan yang tidak terlepas atas dakwah Rasulullah SAW. Museumnya juga memamerkan naskah-naskah di zaman Nabi Muhammad yang disajikan secara digital. Untuk berkunjung ke Ma'rodh, Detikers dapat melakukan pemesanan tiket pada aplikasi "Sapawarga".
Plaza Haji
Salah satu spot religi baru di sekitar Masjid Raya Al-Jabbar ada Plaza Haji Al-Qosbah. Berlokasi di Jalan Gedebage Utama, Plaza Haji berada di tengah-tengah antara Stasiun Cimekar dan Masjid Raya Al-Jabbar. Plaza Haji menuju Al-Jabbar hanya berjarak 500 meter dan 400 meter ke Stasiun Cimekar. Plaza Haji Al-Qosbah resmi dibuka pada 1 Syawal 1447 Hijriah, bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri.
Umumnya, Plaza Haji ini dibuka sebagai pusat manasik umrah yang dapat diakses secara umum. Dengan arsitektur bergaya Timur Tengah, Plaza Haji ini memiliki luas 9.000 meter persegi dengan gerbang besar yang langsung menjadi daya tarik. Hal yang dapat Detikers temui di sana ialah replika Ka'bah skala 1:2 untuk simulasi tawaf, potongan kiswah asli yang dapat disentuh pengunjung, dan menaiki unta.
Plaza Haji Al-Qosbah beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB). Kamu bisa mengikuti sesi manasik umrah dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Adapun tiket masuk weekday seharga Rp10.000 dan weekend Rp15.000. Selalu perhatikan info resmi Plaza karena harga sewaktu-waktu dapat berubah.
Tips Berkunjung dengan Nyaman
Sebelum berkunjung ke Masjid Raya Al-Jabbar, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Berkunjunglah pada waktu-waktu terbaik seperti subuh atau maghrib. Ketika datang pada waktu subuh, salat bisa lebih khusyuk dan kamu akan menemui pemandangan sunrise. Jika memilih datang lebih sore, sebaiknya datang sebelum maghrib untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Selain itu, pada malam hari kamu bisa menikmati pemandangan warna-warni lampu di kubah Masjid Raya Al-Jabbar. Gunakan alas kaki yang mudah dilepas dan nyaman. Ketika memasuki halaman utama, kamu wajib membuka alas kaki menuju dalam Masjid Raya Al-Jabbar. Selalu pantau informasi terbaru di Instagram resmi @masjidrayaaljabbar untuk mengetahui waktu operasional hingga informasi terbaru.
Masjid Raya Al-Jabbar merupakan destinasi religi yang ramai dikunjungi oleh pengunjung. Beribadah dan menikmati pemandangan yang khusyuk menjadi daya tarik utama di sana. Selain itu, kehadiran Plaza Haji menambah pengalaman religi yang lebih baik. Sebelum datang ke Masjid Raya Al-Jabbar, persiapkan hal-hal mendasar seperti baju yang sopan dan alas kaki yang mudah serta nyaman.
(iqk/iqk)