Pemandian Legendaris Cimanggu Ciwidey Kini Punya Wajah Baru

Pemandian Legendaris Cimanggu Ciwidey Kini Punya Wajah Baru

Yuga Hassani - detikJabar
Senin, 25 Mei 2026 16:30 WIB
Kondisi kolam air panas Jiwanta Cimanggu Thermal Springs.
Kondisi kolam air panas Jiwanta Cimanggu Thermal Springs. (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Kabupaten Bandung -

Udara sejuk khas pegunungan langsung terasa begitu pagi menyapa kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Lanskap hijau, kabut tipis, dan suasana tenang selama ini menjadikan kawasan selatan Bandung sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan untuk melepas penat. Di antara berbagai daya tarik yang dimiliki wilayah ini, pemandian air panas masih menjadi salah satu tujuan yang tak pernah kehilangan peminat.

Di kawasan Ciwidey hingga Rancabali, sejumlah pemandian air panas pernah menjadi primadona wisata. Namun perjalanan waktu membuat beberapa di antaranya bertahan, sementara sebagian lain sempat meredup dan terbengkalai. Salah satu yang pernah mengalami masa tersebut adalah pemandian air panas Cimanggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sempat tidak terurus sejak masa pandemi COVID-19, kawasan wisata ini kini hadir kembali dengan wajah baru. Pada 2026, pemandian legendaris tersebut kembali dibuka dan bertransformasi menjadi destinasi yang lebih modern dengan nama Jiwanta Cimanggu Thermal Springs.

Berlokasi di Jalan Raya Ciwidey-Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, tempat ini mengusung konsep baru yang memadukan suasana alam pegunungan dengan fasilitas wisata yang lebih nyaman dan berorientasi pada pengalaman pengunjung.

ADVERTISEMENT

Kini, kawasan pemandian dilengkapi berbagai jenis kolam yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Tersedia kolam untuk anak-anak, kolam dewasa, area terapi untuk lansia, hingga kolam privat bagi pengunjung yang menginginkan suasana lebih tenang. Tak hanya itu, tersedia pula fasilitas penginapan dengan konsep kabin modern yang menyatu dengan suasana alam.

Pengelola Jiwanta Cimanggu Thermal Springs, Ashram Shahrivar, mengatakan revitalisasi dilakukan untuk menghadirkan pengalaman baru sekaligus menjawab harapan masyarakat yang ingin kembali menikmati pemandian air panas Cimanggu.

"Di sini kami telah merestorasi, Cimanggu yang mungkin dari tahun-tahun sebelumnya itu bisa dilihat dari segi kolamnya, fasilitasnya itu kurang representatif untuk wisatawan," ujar Ashram saat ditemui, Senin (25/5/2026).

Tidak hanya memperbarui kolam, pengelola juga menghadirkan elemen baru yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Salah satunya adalah area bertema The Cave, sebuah bangunan ikonik yang dirancang menyerupai gua dengan sentuhan modern.

"Kita di sini juga memberikan konsep iconic building atau the cave yang ada di belakang kita. Ini konsep baru dari Jiwanta. Jadi, di dalamnya itu ada waterfall dan dia kalau di malam hari akan menyala lampu dan musik," katanya.

Kondisi kolam air panas Jiwanta Cimanggu Thermal Springs.Kondisi kolam air panas Jiwanta Cimanggu Thermal Springs. Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Konsep tersebut dihadirkan untuk menciptakan suasana rekreasi yang lebih santai dan ekspresif bagi pengunjung yang datang bersama keluarga maupun teman.

"Jadi, buat teman-teman yang ke sini kan pastinya pengen refreshing. Jadi, di saat di dalam itu bisa meluapkan ekspresi dan kegembiraan, mau sambil nyanyi, joget, nah bisa di the cave ini dengan keluarga atau kawan-kawan," jelasnya.

Menurut Ashram, sumber air panas di kawasan ini juga memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pemandian air panas di daerah lain.

"Tapi kalau di sini kadar-kadar belerang dan PH-nya juga beda. Nah, fungsi utamanya untuk kulit," ucapnya.

Keputusan untuk menghidupkan kembali Cimanggu juga didorong oleh tingginya permintaan masyarakat dan potensi wisata yang besar di kawasan Ciwidey.

"Terus kami juga melihat juga potensi pengunjung ke Ciwidey. Jadi, itu setiap weekend-nya, setiap long weekend-nya, apalagi lebaran itu cukup fantastis jumlah tamunya," ungkapnya.

"Jadi, kami di sini juga melihat potensi yang pasti yang ada dan ingin memberikan kontribusi juga terhadap area dan masyarakat dan juga wajah barunya Ciwidey yang memang selama ini belum lagi ada tempat-tempat yang baru," tambahnya.

Untuk jam operasional, Jiwanta Cimanggu Thermal Springs buka setiap hari. Pada akhir pekan dan hari libur, kawasan ini beroperasi selama 24 jam. Sementara pada hari biasa, layanan dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Harga tiket masuk untuk kolam air panas reguler dibanderol mulai Rp30 ribu hingga Rp60 ribu. Sedangkan untuk kolam privat, tarifnya berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp80 ribu.

Ashram juga menegaskan bahwa seluruh pembayaran dilakukan dalam satu titik agar memudahkan pengunjung.

"Untuk pembayaran, kita hanya di satu loket, di ticketing. Untuk biaya parkir dan itu di depan itu tidak dipungut, hanya di ticketing. Jadi satu di sana untuk kendaraan ada tiket kendaraan sudah jadi satu struk, seperti itu jadi tidak ada pembayaran lagi di depan," kata Ashram.

Dengan konsep baru, fasilitas yang lebih lengkap, serta suasana alam Ciwidey yang tetap menjadi daya tarik utamanya, Jiwanta Cimanggu Thermal Springs mencoba kembali menempatkan dirinya sebagai salah satu tujuan wisata favorit di selatan Bandung.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads