Menyibak Magis Leuwi Bunder, Oase Hijau Zamrud di Surade

Menyibak Magis Leuwi Bunder, Oase Hijau Zamrud di Surade

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Sabtu, 04 Jul 2026 14:00 WIB
Eksotisme Leuwi Bunder di Kabupaten Sukabumi
Eksotisme Leuwi Bunder di Kabupaten Sukabumi (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Jika mencari pelarian dari penatnya kota, pesisir selatan Kabupaten Sukabumi selalu punya kejutan magis. Di pelosok Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, tersembunyi sebuah oase alam bernama Leuwi Bunder.

Ini bukan sekadar kolam pemandian biasa, melainkan mahakarya alam eksotis yang siap memanjakan mata dan menenangkan jiwa.

Perjalanan menuju surga tersembunyi ini memberikan sensasi petualangan tersendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masuk sekitar satu kilometer dari jalan raya provinsi penghubung Surade-Ujunggenteng melalui pertigaan Kampung Cibungur, pengunjung akan diajak melintasi jalur pedesaan yang membelah rimbunnya pepohonan.

Meski harus melewati jalan bebatuan yang cukup bergelombang, kendaraan roda dua maupun empat tetap bisa merangsek masuk hingga ke area parkir tanah yang rimbun dan teduh di bibir sungai.

ADVERTISEMENT

Begitu turun dari kendaraan, pemandangan yang menghipnotis langsung menyambut di depan mata. Terhampar sebuah kolam alami seluas 20x15 meter dengan air berwarna hijau zamrud yang begitu jernih. Di bagian hulunya, tampak aliran sungai berundak membentuk air terjun mini, di mana air tak henti menari melintasi bebatuan eksotis.

Tepian sungai yang berupa hamparan batu datar beralur alami menjadi spot favorit pengunjung. Di sini, Anda bisa sekadar duduk merendam kaki sembari mengawasi anak-anak bermain air.

Ranting-ranting pohon raksasa yang menjorok ke arah sungai memberikan peneduh alami dari teriknya matahari, menciptakan nuansa magis yang begitu syahdu.

Bagi yang suka berenang, Leuwi Bunder adalah arena bermain yang sempurna. Kedalaman airnya sangat bervariasi, dari area dangkal 80 sentimeter yang aman untuk anak-anak, hingga titik sedalam delapan meter bagi mereka yang mahir menyelam.

Banyak pengunjung yang tampak asyik mengapung santai membiarkan tubuhnya terbawa arus tenang menggunakan ban dalam berwarna hitam.

Menariknya, pesona semewah ini bisa dinikmati tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam. Pengelola wisata, Hasbulloh Haz, menyebutkan bahwa tempat ini masih dalam tahap penataan untuk diintegrasikan dengan program Kampung Agrowisata.

"Kami sedang menata kawasan ini biar pengunjung makin nyaman dan betah. Rencananya bakal ada tambahan wahana rafting ke depannya. Yang pasti, saat ini masyarakat bebas menikmati eksotisnya Leuwi Bunder secara gratis tanpa dipungut tiket masuk," papar Hasbulloh, Sabtu (4/7/2026).

Tidak melulu soal wisata, mata air di sini rupanya menjadi urat nadi kehidupan bagi masyarakat sekitar. Meski kemarau panjang melanda, debit air Leuwi Bunder tak pernah menyusut. Air jernih inilah yang setia mengaliri sawah dan perkebunan talas milik warga setempat.

"Pesona alam di sini fungsinya ganda. Wisatanya dapet, sektor pertanian warga juga sangat terbantu. Kami harap keduanya bisa berkembang beriringan untuk memajukan ekonomi warga," tambah Hasbulloh.

Soal biaya, wisata ini benar-benar merakyat. Pengelola lainnya yang akrab dipanggil Abah menegaskan, pengunjung hanya ditarik retribusi parkir sebesar Rp 5.000.

"Kalau mau sewa ban buat mengapung, cukup tambah Rp 5.000 saja. Itu pun sifatnya sukarela, tidak ada paksaan. Bawa ban sendiri dari rumah atau berenang biasa juga silakan," ujarnya.

Kini, secercah harapan mulai terang seiring ditetapkannya Desa Buniwangi sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Sukabumi. Warga menanti kucuran dana stimulan dari pemerintah daerah untuk membenahi fasilitas penunjang.

Target utamanya saat ini adalah pengaspalan sekitar 500 meter jalan makadam menuju lokasi yang kondisinya masih berupa susunan batu dan tanah. Jika akses sudah mulus, Leuwi Bunder tak diragukan lagi bakal meledak sebagai destinasi wisata eksotis primadona di pesisir selatan Sukabumi. Tertarik membuktikan sendiri kesegarannya?

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Mencicipi Bakso Ikan Unik di Kelapa Muda di Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]
(sya/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads