Mobil yang mengangkut wisatawan asal Demak terperosok ke ladang warga di Temanggung. Tidak ada korban jiwa, namun penumpang dilarikan ke rumah sakit.
Video yang memperlihatkan mobil terperosok itu salah satunya diunggah dalam akun instagram @kejadiantemanggung. Dalam unggahan tersebut diberi keterangan,"Laka tunggal mobil terjun ke ladang siang ini di jalan Embung Bansari, Temanggung (26/12/2025). Diduga mengalami rem blong," tulis keterangan dalam akun seperti dilihat detikJateng, Jumat (26/12/2025).
Masih dalam video tersebut terlihat mobil warna putih masuk di lahan tanaman cabai. Kemudian, beberapa penumpang terlihat baru dievakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan kejadian tersebut, Pengelola Embung Bansari, Markodim mengatakan, mobil yang membawa wisatawan asal Demak itu terperosok sekitar waktu salat Jumat.
"Menurut teman-teman petugas parkir sudah diarahkan ke tempat parkir rombongan tiga mobil. Yang dua (mobil) posisi sudah di lahan parkir, terakhir diarahkan ke parkir kok bablas (jalan terus)," kata Markodim kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).
"Petugas parkir tahunya mau putar balik, tahu-tahu sudah terjadi seperti ini (kecelakaan). (Nggak putar balik) Malah terus. Rencana mau kemping, keluarga, kalau tidak salah itu dari Demak," sambungnya.
Rombongan tersebut baru saja sampai di lokasi. Bahkan mobil yang kecelakaan belum sempat parkir. Markodim mengatakan ada penumpang yang harus rawat inap di rumah sakit.
"Alhamdulillah, yang rawat inap satu. Yang, lainnya rawat jalan," kata dia.
"Ini lokasi bawah embung, tepatnya di sebelah utara jalur batu yang dulu. Jalur utama dulu, sebelum sebelah selatan dicor. Terjun di areal pertanian. Itu perkiraan 7 meter," tambahnya.
Dihubungi terpisah, Kasat Lantas Polres Temanggung AKP Yosra Meidicta Mandung membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Mobil yang mengalami kecelakaan tunggal yaitu Toyota Avanza H 1760 HE yang dikemudikan FD (47) warga Demak.
"Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Lokasi di Jalan Bansari-Embung Bansari tepatnya area perkebunan," kata Yosra dalam pesannya kepada detikJateng.
Kronologis kejadiannya, kata Yosra, mobil yang dikemudikan FD ini membawa 6 penumpang datang dari Bansari menuju Embung Bansari.
"Pada saat sampai di Embung Bansari sudah diarahkan ke tempat parkir oleh pengelola wisata Embung Bansari. Namun, pengemudi tetap meneruskan laju dan mengambil jalur lama menuju embung," sambungnya.
"Karena kondisi jalan menurun dan licin sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya hingga terperosok ke perkebunan warga. Korban dibawa ke RSK Ngesti Waluyo Parakan guna perawatan lebih lanjut," imbuh Yosra.
Akibat kejadian tersebut, katanya, ada tiga korban terdiri pengemudi mobil FD mengalami luka patah tulang dirawat di RSK Ngesti Waluyo Parakan. Kemudian, dua penumpangnya MF (14) mengalami patah tulang dan M (37), mengalami patah tulang, keduanya dirawat di RSK Ngesti Waluyo Parakan.
(alg/alg)
