Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Minim Jam Terbang

Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Minim Jam Terbang

Robby Bernardi - detikJateng
Sabtu, 03 Jan 2026 15:37 WIB
Persiapan Tim SAR gabungan, Sabtu (3/1/2026), sebelum melanjutkan pencarian Syafiq Ali (18), pendaki yang hilang di Gunung Slamet.
Persiapan Tim SAR gabungan, Sabtu (3/1/2026), sebelum melanjutkan pencarian Syafiq Ali (18), pendaki yang hilang di Gunung Slamet. Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pemalang -

Pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki yang hilang di Gunung Slamet, masih dilanjutkan hingga hari ini. Menurut ayah Syafiq Ali, anak lelakinya tersebut sudah sejak lama ingin mendaki Gunung Slamet meski masih minim 'jam terbang'.

"Pengalaman terakhirnya hanya ke Gunung Andong," kata ayah Syafiq Ali, Dhani Rusman, saat ditemui detikJateng di wilayah Dusun Clekatakan, Pulosari, Pemalang, Sabtu (3/1/2026)

Dhani mengatakan, Syafiq menyiapkan perlengkapan pendakian dari hasil menabung uang jajan. Ia tidak pernah meminta langsung kepada orang tuanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia nabung dari uang jajan. Kalau kurang, dia bilang mau mijitin (ayah dan ibunya agar diberi uang). Ternyata semua itu untuk persiapan naik gunung," ujar Dhani.

Dhani bersama istrinya, Utari, berada di Pemalang sejak Senin (29/12/2025) lalu. Keduanya ke Pemalang setelah mendapat informasi dari basecamp jalur pendakian Bambangan.

ADVERTISEMENT

Saat Syafiq Ali sulit dihubungi nomor telepon selulernya, Dhani langsung mencari kabar terakhir keberadaan anaknya. Ia mengaku kaget saat mengetahui anaknya mendaki Gunung Slamet, bukan ke Gunung Sumbing.

"Saya cari nomor-nomor telpon pos pendakian. Kami dapat Pos Bambang, langsung saya hubungi," ungkap Dhani.

Saat dicek oleh petugas pos Bambangan, nama anaknya tidak terdaftar. Namun, atas bantuan pos Bambangan, Dhani akhirnya memperoleh informasi bahwa anaknya mendaki Gunung Slamet melalui Dipajaya, Pemalang.

Diberitakan sebelumnya, dua pendaki Gunung Slamet dikabarkan hilang. Mereka ialah Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, dan Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang.

Keduanya melakukan pendakian tektok atau pendakian cepat melalui jalur Dipajaya Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (27/12/2025) pukul 23.00 WIB. Jika tidak ada aral merintang, estimasi waktu kedatangan pada Minggu (28/12/2025) sore.

Salah satu pendaki itu, Himawan Choidar Bahran, ditemukan dalam kondisi selamat di Pos 5 dan langsung dievakuasi ke basecamp Dipajaya pada Selasa (30/12) lalu. Menurut korban selamat, mereka berdua terpisah di sekitar Pos 9. Saat itu Syafiq Ali disebut sedang mencoba mencari bantuan.




(dil/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads