Aksi seorang wanita muda mengendarai sepeda motor matik melawan arus viral. Pelaku dengan santainya melawan arus di jalan Jogja-Solo, Desa Mlese sampai Jombor, Kecamatan Ceper, Klaten.
Rekaman video aksi tersebut diunggah di berbagai akun media sosial di Klaten, baik Instagram maupun Facebook. Salah satunya di akun Instagram kabar _klaten atau di Facebook Klaten _info24jam.
Pada postingan video di Instragram berdurasi 19 detik terlihat yang bersangkutan tidak mengenakan helm. Motor metik warna merah dengan spion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cewek yang mengenakan baju putih celana biru muda itu dengan santai dan kecepatan tinggi itu terlihat melaju di lajur kanan ke arah Solo. Padahal jalur tersebut merupakan jalur satu arah ke arah Jogja.
Tanpa takut, yang bersangkutan terus melaju ke arah Solo meski dari arah berlawanan banyak motor melintas. Setelah beberapa lama melaju dan melewati pabrik di tepi jalan, perekam video di dalam mobil meneriakinya.
Pelaku awalnya cuek tetapi kemudian menepi dan berpindah ke lajur kiri dengan tetap melawan arus. Tidak terjadi insiden kecelakaan akibat kejadian tersebut.
"Kejadiannya itu tadi pagi sekitar pukul 06.02 WIB. Saya dan keluarga mau ngantar anak pertandingan sepak bola," ungkap Redi, saksi pengemudi mobil kepada detikJateng, Minggu (11/1/2026) siang.
Dijelaskan Redi, dirinya melihat pelaku muncul dari gapura dusun di Desa Mlese. Pemotor yang mestinya belok kiri ke arah Jogja satu arah malah belok kanan.
"Mestinya ke kiri tapi ambil kanan melawan arus dari Solo. Tadi istri saya yang merekam kejadiannya," kata Redi.
Pelaku lawan arah itu, sambung Redi, tidak mengenakan helm dan sendirian. Istrinya sempat berteriak memperingatkan pelaku.
"Sempat diteriaki istri saya. Lalu ada mobil dan truk mepet, motor langsung menepi ke jalan tapi tetap melawan arus,'' lanjut Redi.
"Tadi cukup jauh, ratusan meter. Belok di simpang empat Jombor akhirnya," sebut Redi.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, menjelaskan video viral tersebut sedang dicermati. Penyelidikan sedang dilakukan.
"Kita cermati, kita Lidik. Imbauan kepada masyarakat taati peraturan, rambu, konsentrasi berkendara dan utamakan keselamatan bukan kecepatan," jelas Alif saat diminta konfirmasi detikJateng.
(apl/apl)
