Bikin Panik! Kobra Jawa Masuk Rumah Saat Warga Klaten Rebahan di Sofa

Bikin Panik! Kobra Jawa Masuk Rumah Saat Warga Klaten Rebahan di Sofa

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Selasa, 13 Jan 2026 08:53 WIB
Damkar Klaten evakuasi kobra di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten.
Damkar Klaten evakuasi kobra di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. Foto: Dok. Damkar Klaten.
Klaten -

Seekor ular kobra jawa atau naja sputatrix membuat geger seisi rumah di Dusun Selorejo, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. Ular berbisa tersebut melintas saat penghuni rumah rebahan di sofa.

"Awalnya tadi malam anak pemilik rumah sedang rebahan di sofa ruang tamu. Tiba-tiba melihat ular muncul di dekatnya," ungkap komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Mart Pamungkas kepada detikJateng, Selasa (13/1/2026) pagi.

Dijelaskan Tri, anak pemilik rumah yang mengetahui kejadian itu langsung menghindari. Ular yang melintas tersebut memiliki ciri-ciri berkulit hitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan ciri-ciri ular hitam pekat. Karena kaget dia segera berlari ke kamar, sambil menghubungi Damkar Klaten untuk evakuasi," terang Tri.

ADVERTISEMENT

Mendapatkan laporan tersebut, lanjut Tri, regu 2 Damkar yang sedang piket berangkat ke lokasi. Saat tim sampai di rumah warga, ular sudah tidak di bawah sofa.

"Awal laporan ular masuk di bawah sofa di ruang tamu. Setelah kita cari, akhirnya ular ditemukan di balik karpet plastik lantai,'' jelas Tri.

Ular tersebut, kata Tri, ternyata jenis kobra jawa atau naja sputatrix. Saat dievakuasi panjangnya sekitar 80 sentimeter.

"Panjang sekitar 80 sentimeter sehingga sudah cukup besar, bisa dievakuasi dengan aman. Untuk sementara kita amankan di markas," pungkas Tri.

Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino, menyatakan laporan masuk sekitar pukul 23.45 WIB hari Senin (12/6). Selesai penanganan sekitar pukul 23.58 WIB.

"Selesai penanganan sekitar pukul 23.58 WIB oleh regu 2 Damkar. Masyarakat diimbau tetap waspada, jaga kebersihan lingkungan, tutup celah masuk ular ke rumah dan beri aroma menyengat di titik yang mungkin dilewati ular," jelas Sumino kepada detikJateng.




(apl/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads