Satu unit truk bermuatan beras terjun ke sungai di Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Akibat kejadian itu, sopir truk itu meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsek Genuk, AKP Rismanto, mengatakan kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dia bilang truk pengangkut beras itu masuk ke sungai hingga muatannya tersebar.
"(TKP) Di Jalan Raya Kaligawe KM 6,5, Kecamatan Genuk. Sopir truk MD (meninggal dunia)," kata Rismanto melalui pesan singkat kepada detikJateng, Rabu (14/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rismanto menjelaskan, truk bernomor polisi H 9326 FE itu dikendarai warga asal Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, berinisial MF.
"Jadi awal mulanya itu kendaraan truk yang bermuatan beras itu berjalan dari arah timur menuju barat, dari Demak ke arah Semarang. Kemudian dari arah yang bersamaan itu ada kendaraan dump truk yang memuat tanah uruk," jelasnya.
Menurut Rismanto, dump truk tersebut berhenti di tepi jalan karena hendak masuk ke sebuah gang. Namun, dump truk itu melakukan manuver mundur sehingga membuat sopir truk beras kaget dan berupaya menghindar.
"Kendaraan dump truk ini bermaksud untuk masuk ke dalam satu gang. Dia berhenti di pinggir jalan, kemudian manuver mau mundur, mau masuk ke gang," ungkapnya.
"Ternyata di belakang ini ada kendaraan truk yang memuat beras, sehingga truk yang memuat beras ini berusaha untuk menghindar. Ternyata enggak bisa menguasai medan masuk ke dalam sungai," lanjutnya.
Rismanto menyebut, korban sempat terjebak di dalam kabin truk yang terendam air. Proses evakuasi pun berlangsung cukup lama lantaran beratnya muatan truk.
"Iya, sempat masuk ke dalam sungai. Ya mungkin tadi karena kita sudah berusaha untuk mengevakuasi, truknya kita angkat ternyata muatannya bebannya berat. Ya mungkin sampai satu setengah jam (evakuasi menggunakan crane)," katanya.
Saat ini jenazah korban telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Nantinya jenazah akan dibawa ke RSUP Dr Kariadi.
(dil/apu)
