Curhat Warga Jati Wetan Kudus Hampir Seminggu Rumahnya Kebanjiran

Curhat Warga Jati Wetan Kudus Hampir Seminggu Rumahnya Kebanjiran

Dian Utoro Aji - detikJateng
Kamis, 15 Jan 2026 11:04 WIB
Kondisi genangan banjir di Desa Jati Wetan Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (15/1/2026).
Kondisi genangan banjir di Desa Jati Wetan Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (15/1/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Kudus -

Banjir di Kabupaten Kudus meluas mencapai 7 Kecamatan yang terdampak. Warga Desa Jati Wetan Kecamatan Jati menyebut sudah hampir satu minggu ini rumahnya kebanjiran.

Pantauan detikJateng di lokasi, banjir masih merendam permukiman warga Desa Jati Wetan pukul 10.00 WIB. Genangan banjir merendam jalan dan permukiman warga. Ketinggian banjir mencapai 1 meter di lokasi terdalam.

Warga Jati Wetan, Nur Mahsudi bercerita jika sudah hampir satu minggu ini rumahnya terdampak banjir. Kedalaman banjir dari 50 sentimeter sampai 1 meter lebih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hampir satu minggu ini, ketinggian sekitar 50 sentimeter, yang dalam ada 1 meter lebih," jelas Nur ditemui di lokasi, Kamis (15/1/2026).

Dia mengatakan warganya sebagian sudah mengungsi ke Balai Desa. Namun sebagian juga masih tetap memilih bertahan di rumah.

ADVERTISEMENT

"Warga belum mengungsi, tapi sudah ada yang mengungsi di Balai Desa Jati Wetan," jelas dia.

"Aktivitas warga agak terkendala karena jalan terendam banjir," lanjut dia.

Kondisi genangan banjir di Desa Jati Wetan Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (15/1/2026).Kondisi genangan banjir di Desa Jati Wetan Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (15/1/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Nur menjelaskan setiap tahun desanya menjadi langganan banjir. Terparah kejadian banjir tahun 2022 silam. Namun kejadian banjir itu terulang lagi pada tahun 2026 ini.

"Sebetulnya lebih dalam kemarin, kemarin hujan beberapa hari, ini baru tiga hari sudah dalam. Misalnya kepanjangan satu minggu bisa tambah lagi," jelasnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar pemerintah berupaya untuk bisa mengurangi genangan banjir di desanya. Minimal dia ingin ada penambahan pintu air untuk mengurangi genangan banjir di Desa Jati Wetan.

"Dikasih embung mengurangi embung tapi nyatanya masih seperti ini. Daerah sini pintunya yang kurang, jadi air mengalir lewat pintu itu pun pintunya kecil," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan pada BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji mencatat ada 7 Kecamatan dengan jumlah desa sebanyak 35 Desa yang terdampak banjir. Ada sebanyak 596 jiwa warga yang mengungsi.

"Total wilayah terdampak ada sebanyak 7 kecamatan dengan jumlah 35 desa. 15.284 KK 48.190 jiwa terdampak banjir di Kudus," jelas Munaji.

"Terdapat 233 KK dengan 596 jiwa pengungsi," lanjut dia.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads