Kisruh Keraton Solo, PB XIV Mangkubumi: Saya Ingin Semua Guyup Rukun

Kisruh Keraton Solo, PB XIV Mangkubumi: Saya Ingin Semua Guyup Rukun

Jarmaji - detikJateng
Jumat, 23 Jan 2026 16:53 WIB
Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi atau Hangabehi usai salat jumat di.Masjid Cipto Mulyo, Pengging, Banyudono, Boyolali, Jumat (23/1/2026).
Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi atau Hangabehi usai salat jumat di.Masjid Cipto Mulyo, Pengging, Banyudono, Boyolali, Jumat (23/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng.
Boyolali -

Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi atau Hangabehi, berharap terjalin musyawarah terkait gegeran di Keraton Surakarta. Pihaknya ingin semua guyup rukun dan peran pemerintah membantu keraton untuk revitalisasi bisa terlaksana.

Hal itu disampaikan PB XIV Mangkubumi saat diwawancarai wartawan di Masjid Cipto Mulyo, Pengging, Banyudono, Boyolali. Pernyataan itu disampaikan menjawab pertanyaan wartawan terkait PB XIV Purbaya ke DPR-RI.

"Lah baru tahu pagi ini malahan," kata PB XIV Mangkubumi usai Jumatan di Masjid Cipto Mulyo, Pengging, Banyudono, Boyolali, Jumat (23/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggih, harapannya semuanya bisa terjalin rangkaian musyawarah nggih. Saya kan menginginkan semuanya bisa guyup rukun juga. Supaya pemerintah itu juga, peran pemerintah itu bisa membantu Keraton untuk revitalisasi," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Menurut PB XIV Mangkubumi, bahwa Keraton Surakarta butuh bantuan pemerintah untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak. Keraton sendiri tidak mampu karena ada treatment khusus dan kajian dari Pemerintah.

"Karena memang bangunan Keraton sendiri itu kan butuh sentuhan dari Pemerintah. Kita sendiri tidak mampu karena memang treatment-treatmentnya khusus, kajian dari pemerintah, nggih," jelasnya.

Ditanya tanggapannya terkait SK dari Menteri Kebudayaan soal penunjukan Pelaksana Tugas Keraton Solo kepada Mahamenteri KGPA Tedjowulan? PB XIV Mangkubumi mengatakan hal itu merupakan kewenangan pusat.

"Menika ranahnya yang di atas. Ranahnya panjenengan-panjenengan sesepuh-sesepuh yang ada di atas. Saya cuman mengikuti rangkaian acara nggih, pokoknya paugeran adat tetep kita lampahaken, ngaten," tandasnya.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads