Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal di apartemennya pada Jumat (23/1) sore. Salah satu sahabatnya, Keanu, sempat mengungkap percakapan terakhir dia dan Lula.
Dalam chat yang diunggah Keanu di akun Instagramnya @keanuagl, Lula sempat curhat dia takut dengan penyakit yang dideritanya.
"Nu gw takut. Usus gw masih bengkak penebalan, terus gw harus colonoscopy di teropong, bius total, dimasukin selang kamera dr ***, gw takut bgt," begitulah chat Lula Lahfah, seperti yang diunggah ke feed Instagram pribadi Keanu, dilihat pada Senin (26/1/2026), dilansir detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Colonoscopy, yakni prosedur untuk memeriksa bagian dalam usus besar (kolon) dan rektum menggunakan alat kolonoskopi atau selang fleksibel berkamera yang dimasukkan melalui anus.
Keanu dalam pesan tersebut membalas chat kekasih Reza Arap itu dengan memberikan semangat.
"Gapapaaa, everything is gonna be okeeee. Santai, dzikirr," balas Keanu.
Berniat Berikan Kejutan ke Dara Arafah
Kepergian Lula Lahfah membuat rencana memberikan kejutan kepada Dara Arafah yang berulang tahun pada Sabtu (24/1) pun harus kandas.
"Sudah gitu kan Dara hari ini ultah. Gue kan udah book kamar buat ngonten sekalian surprisein Dara sebelum lo colonoscopy. Kita udah rapih loh dresscode-nya nih item-item, kok lo ga bales-bales sih.., ditelfon ga diangkat angkat... tadinya kita mau culik lu, tapi kata orang rumah lu udah "ga ada". Kita ga percaya lul apalagi dara.. dia kira kita ngerjain dia," jelas Keanu dalam unggahan tersebut.
Sebelumnya, Lula juga sempat menjawab pertanyaan salah satu penggemarnya. Saat itu, si penggemar bertanya kepada bintang film The Underdogs tentang penyakit yang dideritanya.
"Emang kakaknya sakit apa?" kata penggemar Lula di kolom komentar postingan Lula di TikTok pada 2 Januari 2026.
"Borongan, ISK (infeksi saluran kemih), usus bengkak radang, batu ginjal, gerd," jawab Lula.
Pada malam pergantian tahun 2025-2026, Lula Lahfah juga dirawat di rumah sakit.
Berdasarkan laporan kepolisian yang diterima BeritaKlik, polisi telah melakukan pemeriksaan mendalam di kamar tempat jenazah Lula Lahfah ditemukan pertama kali pada Jumat (23/1). Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, mengonfirmasi kondisi fisik jenazah saat ditemukan oleh tim identifikasi di lokasi kejadian.
"Berdasarkan hasil pengecekan awal di TKP oleh tim identifikasi yang dipimpin Ipda Soleh, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan fisik pada tubuh korban," kata pihak kepolisian dalam keterangan tertulisnya.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti medis di dalam kamar tersebut. Barang-barang ini, diduga kuat berkaitan dengan kondisi kesehatan Lula Lahfah itu sebelum mengembuskan napas terakhirnya.
"Di lokasi ditemukan beberapa jenis obat-obatan, serta surat rawat jalan yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Temuan ini menjadi bagian dari penyelidikan kami," lanjut keterangan tersebut.
"Korban ditemukan dalam posisi terlentang di kasur berselimut putih. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," tutupnya.
Keluarga juga tak mau jenazah Lula Lahfah diautopsi. Jenazah Lula Lahfah saat ini sudah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1).
(apu/afn)
