Gedung SDN Tegalmuncar Boyolali Rusak, Siswa 'Numpang' ke SMP

Gedung SDN Tegalmuncar Boyolali Rusak, Siswa 'Numpang' ke SMP

Jarmaji - detikJateng
Senin, 26 Jan 2026 14:53 WIB
Penampakan rusaknya gedung SDN Tegalmuncar, Tlawong, Sawit, Boyolali, Senin (26/1/2026).
Penampakan rusaknya gedung SDN Tegalmuncar, Tlawong, Sawit, Boyolali, Senin (26/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Bangunan SD Negeri Tegalmuncar, Desa Tlawong, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali mengalami kerusakan. Dikhawatirkan membahayakan siswa setelah seminggu masih digunakan, kegiatan pembelajaran akhirnya dipindahkan ke gedung baru SMPN 1 Sawit yang belum ditempati.

Pantauan detikJateng, kerusakan paling terlihat pada atap bagian teras yang nyaris ambrol akibat beberapa tiang lepas dari tumpuannya. Sehingga atap tampak melengkung turun di depan beberapa ruangan.

Plt Kepala SDN Tegalmuncar, Suparni, mengungkapkan insiden rusaknya bangunan sekolah terjadi pada Sabtu, (17/1) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya ada angin, terus pak penjaga baru bersih-bersih di halaman, teras itu ada suara mak reketek gitu," kata Suparni kepada para wartawan di sekolah tersebut, Senin (26/1/2026),

ADVERTISEMENT

Suparni mengemukakan, kerusakan pada teras sekolah tersebut karena dampak angin kencang. Juga hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari.

Suparni menjelaskan, ambrolnya teras sekolah terjadi pada Sabtu 17 Januari pagi hari. Dikatakannya, saat itu kondisi sekolah masih kosong dan kegiatan belajar mengajar belum dilaksanakan.

"Sekolah masih kosong, wong pagi sekali," terangnya.

Setelah mendengar suara kretek-kretek itu, penjaga sekolah kemudian menengoknya dan melihat atap teras di depan beberapa ruang kelas itu sudah hampir roboh. Beberapa tiangnya lepas dari tumpuannya.

Menurut Suparni, kerusakan pada teras tersebut sementara ini tidak berdampak pada ruang sekolah. Namun dikhawatirkan membahayakan para siswa.

Penampakan rusaknya gedung SDN Tegalmuncar, Tlawong, Sawit, Boyolali, Senin (26/1/2026).Penampakan rusaknya gedung SDN Tegalmuncar, Tlawong, Sawit, Boyolali, Senin (26/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng

"Maka, sementara waktu pembelajaran dialihkan ke sini (SMPN 1 Sawit)," imbuh dia.

Seluruh siswa SDN Tegalmuncar yang berjumlah 27 anak itu kegiatan belajar mengajarnya dipindahkan ke gedung baru SMPN 1 Sawit mulai Senin (26/1) hari ini. Kebetulan gedung SMPN 1 Sawit tersebut belum dipakai dan masih dalam satu desa serta lokasinya cukup berdekatan.

Kerusakan sekolah tersebut juga sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali. Pihak Disdikbud juga telah turun mengecek ke lokasi.

Koordinator PAUD Dikdas dan LS Kecamatan Sawit, Nunung Wulandari, menyatakan pihaknya mendapat laporan kerusakan di SDN Tegalmuncar pada Sabtu (17/1). Kemudian langsung diteruskan ke Disdikbud Boyolali.

"Kita yang terpenting saat adalah keamanan anak-anak dan juga bagaimana kita memberikan layanan yang terbaik pendidikannya sebaik mungkin. Tidak ada jeda untuk di rumah seperti itu. Jadi anak-anak selalu terfasilitasi pembelajarannya," kata Nunung.

Nunung melanjutkan, selama seminggu, kegiatan belajar mengajar sempat tetap diadakan di sana. Namun, para siswa digeser ke ruangan yang tidak terkena kerusakan.

"Dalam seminggu kemarin kegiatan belajar mengajar di ruang-ruang kelas di samping yang rusak," kata Nunung.

Selain dengan Disdikbud, pihaknya juga berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa untuk alternatif gedung yang bisa ditempati. Akhirnya diputuskan sementara pindah ke SMPN 1 Sawit.

"Kemudian Senin (19/1) kita sudah berbenah untuk penyiapan tempat ini (SMPN 1 Sawit), air dan sebagainya. Kemudian koordinasi dengan orang tua, Pak Camat juga, Pak Lurah juga. Jumat (23/1) kemarin persiapan air, Sabtu pindahan dan Senin hari ini ke sini," imbuh Nunung.

Untuk pembaikan sekolah tersebut, pihaknya masih koordinasi dengan Disdikbud Boyolali.

Sementara itu Kepala Disdikbud Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, mengatakan pihaknya sudah turun ke sekolah tersebut untuk melakukan pengecekan kerusakan yang terjadi. Pihaknya juga mengidentifikasi ruang kelas lain apa juga terdampak.

"Dari hasil itu kemarin disampaikan bahwa itu yang berpengaruh di kelas 1, 2 dan 3," terang Dwi Hari Kuncoro.

Pihaknya juga mencari lokasi gedung lain yang bisa ditempati untuk kegiatan belajar mengajar siswa SDN Tegalmuncar. Karena jika tetap dilaksanakan di sekolah itu, dinilai tidak memungkinkan dan mengkhawatirkan keselamatan anak didik. Sehingga diputuskan sementara dipindah ke SMPN 1 Sawit.

"Kemudian karena memang tidak memungkinkan untuk diisi atau dilaksanakan KBM, makanya kita geserkan di SMP 1 Sawit yang kebetulan lokasinya tidak begitu jauh. Dan di sana tersedia ada enam kelas, makanya juga pas," sambung dia.

Menurut Dwi, SDN Tegalmuncar dalam Dapodik atau laporan dari sekolah sebelumnya tidak masuk rusak berat. Sehingga skemanya tidak masuk di usulan revitalisasi.

"Setelah empernya (teras) ini anjlok, ini nanti akan kita laporkan direvit (revitalisasi) dengan pertimbangan memang keselamatan," tegasnya.

Pengajuan perbaikan akan diusulkan baik ke Bupati maupun ke Kementerian.

"Jadi dua-duanya kita jalan. Mana yang lebih cepat, nanti kita bisa untuk menangani (kerusakan) yang ada di SD Tegalmuncar," tandasnya.

Halaman 2 dari 2
(apu/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads