Kronologi Mintel Ditendang Pensiunan ASN Blora hingga Ditemukan Mati Membusuk

Kronologi Mintel Ditendang Pensiunan ASN Blora hingga Ditemukan Mati Membusuk

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Kamis, 05 Feb 2026 19:51 WIB
Kucing bernama Mintel yang ditendang oleh pensiunan ASN di Blora.
Kucing bernama Mintel yang ditendang oleh pensiunan ASN di Blora. Foto: Dok. Farida.
Blora -

Mintel, kucing yang mati usai ditendang pensiunan ASN saat joging di Lapangan Kridosono Blora. Kasus penganiayaan terhadap hewan ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian. Berikut cerita keluarga pemilik BeritaKlik-BeritaKlik sebelum mintel ditemukan mati.

Adik pemilik kucing Farida, Firda Latifah Anwar menceritakan BeritaKlik-BeritaKlik Mintel sebelum ditemukan tewas.

Minggu (25/1)

Sekitar pukul 08.30 WIB, Firda dan kakaknya Farida berniat mengajak jalan-jalan si Mintel ke Lapangan Kridosono Blora. Mereka berangkat dari rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar pukul 09.00 WIB tiba di Lapangan Kridosono Blora. Saat itu lapangan tidak terlalu ramai. Firda mengatakan, Mintel adalah kucing pendiam dan cenderung takut saat ketemu orang asing.

"Kita emang ambil tempatnya itu yang sepi. Jadi biar di sana itu kan Mintel nggak sering ketemu orang ya, Mas. Jadi dia itu takut gitu kalau sama orang-orang baru," jelasnya saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Karangjati, Kecamatan/Kabupaten Blora, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT

Mintel Ditendang

Saat itu kakak adik ini berniat mengabadikan momen bersama Mintel, dengan mengambil video. Secara bergantian, saat si kakak ambil video, adiknya pegang Mintel. Begitu sebaliknya. Mintel awalnya ketika di jogging track digendong, ketika hendak turun, kakak dan adik ini menepi mendekati tribune untuk cari tempat sepi.

"Awalnya itu videonya itu dari kita di jogging track di area trekking-nya itu, tapi Mintel posisi di gendong.Jadi waktu Mintel mau turun, kita menepi ke arah di dekat tribune. Jadi di situ Mintel jalan, mbaknya saya (Farida) pegang tali, terus saya nge-video," ucap Farida.

Tiba-tiba dari arah belakang PJ (69) bertepuk tangan memberikan isyarat. Namun Firda mengira isyarat itu tidak ditujukan ke dia.

"Kita memang mendengar ada suara tepuk tangan. Tapi karena lapangannya luas jadi kita enggak merasa kalau itu tuh ditunjukkan untuk kita," terangnya.

Beberapa saat kemudian, pria berbaju oranye itu memperingati kalau mau ditendang. Farida dan Firda tak menghiraukannya, karena dianggap bercanda.

"Jadi Mbak saya tuh cuma senyum aja, senyum sambil megang si Mintel gitu. Terus waktu di depan ternyata ditendang sama bapaknya (terduga pelaku)," jelasnya.

Mintel Berontak ke Jalan Raya

Firda karena fokus pada kamera handphone pun kaget. Mintel langsung lompat-lompat, tali terlepas dan kucing lari menuju jalan raya.

"Mintel itu langsung kaget dan melompat-lompat langsung jadi agresif. Jadi di situ talinya pegangan lepas dari kakak saya, video saya matikan. Mintel itu lari ke arah jalan raya. Sama mbak saya kan panik," terang Firda.

Mitel sempat naik ke tribune saat dikejar Firda. Sementara Farida menunggu di bawah. Firda akhirnya berhasil menangkap Mitel.

"Terus saya pegang Mintel di atas tribune, posisi masih panik, Mintel juga panik. Saya masih gemetar, saya enggak megang HP," ucap Firda.

Pemilik Datangi Penendang

Sembari Firda menenangkan Mintel, Farida berusaha menyetop terduga pelaku, menanyakan maksud kakinya menendang kucing. Firda tidak mendengar secara pasti percakapan kakaknya dengan terduga pelaku. Firda melihat gestur menantang dari terduga pelaku.

"Tapi emang saya sempat lihat Bapaknya itu kayak gini-gini (gestur menantang) gitu loh, nantang kayak gini-gini," ucapnya.

Firda mengatakan sempat terjadi cekcok antara Firda dengan terduga pelaku.

"Saya dengar itu bilang 'kucing, anjing, sapi, tanggung jawab pemilik'. Di situ saya marah karena memang kan Mintel tanggung jawab kita dan kita sangat bertanggung jawab buat bawa Mintel ke situ," ucap Firda.

Terduga pelaku kemudian melanjutkan lari, sementara Farida berusaha mengejarnya. Farida juga minta tolong teman dekatnya untuk membantu mencari terduga pelaku. Dari warga yang berada di sekitar lapangan mereka mendapatkan sedikit informasi tentang terduga pelaku. Sementara Firda masih menenangkan Mintel di tribune.

"Saya posisi masih nenangin Mintel di atas tribun. Terus saya sama sekali enggak megang HP karena posisinya Mintel itu masih agresif. Jadi kalau ditaruh sebentar aja dia langsung lompat-lompat lagi. Saya enggak berani naruh Mintel, jadi saya pegang terus gitu posisinya," kata Firda.

Sekitar pukul 10.00 WIB Farida dan Farida kemudahan berusaha menenangkan Mintel yang masih agresif sampai pukul 11.00 WIB.

Pukul 11.00 WIB mereka memutuskan untuk pulang ke rumah. Firda sendirian di rumah. Karena Farida akan pergi ke Kabupaten Rembang sementara kedua orang tua juga sedang ke luar kota.

"Jadi si Mbak udah di Rembang, saya di rumah jaga Mintel. Di situ Mintel masih mau maem tapi sedikit. Dia maemnya tuh sedikit dan udah kayak dikit-dikit rebahan, sedikit-sedikit rebahan gitu," jelas Firda.

Pemilik Alami Trauma

Dia juga sering memutar video Mintel ditendang di HP dia. Firda mengaku masih trauma. Mintel yang sebelumnya tenang menjadi agresif.

"Jadi saya agak takut lihat Mintel sebenarnya karena Mintel itu bukan bukan kucing agresif tapi tiba-tiba dia jadi agresif gitu kan. Terus di hari Minggu malam Mbak saya pulang buat tidur di rumah nemuin saya. Jadi di situ kita masih tidur bareng sama Mintel di kamar," jelas Firda.

Senin (26/1)

Sehari setelah kejadian tersebut, kondisi Mintel belum membaik. Meski masih mau makan, tapi sedikit. Senin siang, Farida pergi lagi ke Rembang. Sorenya, kondisi Mintel lemas.

"Sorenya itu waktu saya jemur Mintel itu udah yang lemes gitu loh, kepalanya itu di senderin terus kayak enggak kuat bawa kepalanya gitu," ucap Firda.

Ia berniat membawa Mintel ke dokter hewan namun tidak bisa. Firda hanya memberinya makan, tapi Mintel sudah tidak nafsu makan.

"Itu aja dia udah enggak mau makan di Senin malam. Jadi saya suapin sedikit-sedikit gitu kan," terangnya.

Mintel Menghilang dari Rumah

Senin (26/1) malam, kedua orang tua pulang dari luar kota ke rumah, Mintel masih ada. Farida memastikan Mintel masih ada bersama dua kucing lainnya.

Selasa (27/1) waktu Subuh, ayahnya mau memberikan makan kucing, Mintel sudah tidak ada.

"Ternyata udah nggak ada, cuma ada dua kucingnya, si Cantik sama Ijo," jelasnya.

Firda mengatakan, dirinya menunggu Mintel untuk diberi makan. Namun sampai malam hari tak kunjung pulang.

"Terus saya pikir, oh ya udah nanti tak (aku) kasih maem siang-siang. Ternyata sampai siang itu (Mintel) masih nggak ada. Sampai malam juga dia nggak pulang," ucapnya.

Farida bersama ayahnya bernisiatif untuk mencari kucing kesayangannya di sekitar rumah, namun tidak membuahkan hasil. Dia masih berpikir positif, bahwa Mintel sedang main di luar.

"Terus hari Rabu masih belum pulang. Saya sempat mikir kayak oh mungkin dia main ke mana gitu belum pulang," jelasnya.

Jumat (30/1)

Firda sempat menyusul kakaknya di Rembang dua hari karena ada acara. Jumat (30/1) mereka pulang dan melanjutkan pencarian, dengan menanyakan kepada tetangga sekitar tentang keberadaan Mintel.

"Terus di hari Jumat kita pulang sekitar jam 10.30 WIB siang kita sampai rumah langsung cari Mintel. Carinya itu di tetangga-tetangga sekitar rumah. Jadi kita tanyain satu-satu sama tetangga," ucap dia.

Upayanya mencari Mintel mendapat petunjuk, tetangga mengetahui kalau ada seekor kucing mati beberapa hari lalu.

"Terus di tetangga depan rumah itu ada tetangga yang bilang kalau kemarin nemuin kucing mati sekitar dua hari yang lalu pakai kalung gitu," kata Firda.

Selang beberapa waktu, mereka mendapat kabar dari ibunya bahwa kucing bernama Mintel telah mati. Ibu mereka diberi tahu tetangga.

"Terus Ibu pulang ngabarin kita. Kita nangis ya pasti lihat kayak gitu kan. Terus Ibu sama Mbak ke sana lagi buat konfirmasi itu tuh emang benar mintel apa enggak. Waktu itu saya enggak ikut karena saya jujur enggak tega ya buat ngelihat Mentel posisinya kayak gimana," jelasnya.

Kemudian Farida bersama ibunya mendatangi lokasi keberadaan Mintel untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

"Terus Mbak pulang. Mbak pulang ngabarin saya kalau itu tuh emang beneran Mintel di sana. Terus saya sama mbak sempet nangis sampai sore," jelasnya.

Mintel Dikubur di Area Persawahan

Mengetahui kebenaran matinya Mintel, mereka memutuskan untuk mengubur Mintel di area persawahan milik orang tuanya. Firda mengatakan kondisi Mintel kala itu mengenaskan.

"Saya sama Mbak itu kita beraniin diri buat ngambil Mintel, dengan posisi dia yang udah membusuk dan berbelatung, badannya udah bolong, terus giginya juga udah copot, tulangnya udah kelihatan, posisi yang udah kayak gitu, terus kita ambil Mintel, kita taruh di sawah," ucapnya.

Mintel akhirnya dikubur di area persawahan, dibantu oleh ayahnya, Jumat (30/1) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Kita bawa ke sawah, dikuburin sama Bapak di sawah situ di hari Jumat. Di hari Jumat itu tetangga bilang sekitar 2 hari yang lalu. Itu berarti sekitar hari Rabu gitu," jelasnya.

Sebagai informasi, kasus viral kucing ditendang oleh seorang pensiunan ASN di lapangan Kridosono Blora pada Minggu (25/1). Kucingnya mati, ditemukan oleh tetangga sekitar 50 meter dari rumah.

Video kucing ditendang itu diunggah pada Minggu (1/2) melalui akun pribadi Instagram @faridaarz dan viral ditonton jutaan kali. Polisi turun gunung menyelidiki kasus ini. Polisi juga menggandeng dokter hewan. Selain itu, Cat Lovers melaporkan terduga pelaku ke polisi.

Halaman 2 dari 2
(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads