Seorang pelajar SMK Al Yaman Tegal yang terseret banjir di Bojong, Ajun Arman Permadi, ditemukan tewas. Korban ditemukan di bantaran Kali Gung Desa Kajen, Lebaksiu, yang berjarak 10 km lebih dari lokasi kejadian.
Pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari SAR, TNI, Polri, BPBD dan warga. Pencarian hari Kamis ini menyasar aliran drainase dari TKP yang tersambung sampai ke daerah aliran Kali Gung.
Sekitar pukul 12.00 saat tim pencari menyisir bantaran Kali Gung di Desa Kajen, berhasil menemukan jenazah Ajun. Petugas menemukan jasad ini tertimbun sampah dan pasir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camat Bojong, Tegal,Mochamad Dhomiri, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, jenazah tersebut sesuai dengan ciri-ciri korban Ajun.
"Tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi penemuan ke daratan. Tim juga melakukan identifikasi awal terhadap jenazah. Ada kecocokan dengan data korban yang dilaporkan hilang," ungkap Camat Bojong, Kamis (5/2/2026).
Dijelaskan pula, lokasi penemuan korban jaraknya cukup jauh dari tempat kejadian. Diperkirakan, jaraknya 10 km lebih.
Selanjutnya, korban dibawa ke ruang jenazah RSUD DR Suselo untuk dilakukan visum. Berikutnya, jenazah akan diserahkan pihak keluarga.
"Korban Ajun terseret arus sampai 10 km lebih dari Jalan Raya Bojong. Dia hilang dan ditemukan sudah meninggal dunia," lanjut Camat Bojong.
Sebelumnya diberitakan, seorang pelajar SMK bernama Ajun Arman Permadi dikabarkan hilang terseret banjir bandang saat menolong pemotor yang terjebak di jalan raya Bojong, Kabupaten Tegal. Video kejadian itu viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/2) sore. Saat itu hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bojong yang berada di kawasan lereng Gunung Slamet. Korban diketahui merupakan siswa SMK Al Yaman, warga Desa Kreman, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.
Saat itu korban disebut sedang berusaha menolong seorang pengendara motor yang terjebak derasnya banjir di depan warung bakso di jalan raya Bojong sekitar pukul 16.20 WIB.
"Saya lihat Ajun mau belokan motor tapi jatuh. Motor lepas dan dia hanyut. Saya sempat mendekat mau menolong tapi tidak bisa karena dia terseret arus deras," kata Esa dalam rekaman video yang diperoleh detikJateng, Kamis (5/2).
(apl/alg)
