Warga Dievakuasi Usai Tanggul Sungai Tuntang Demak Jebol, 2 Dukuh Terisolir

Warga Dievakuasi Usai Tanggul Sungai Tuntang Demak Jebol, 2 Dukuh Terisolir

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 16 Feb 2026 20:57 WIB
Tanggul jebol di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak mengakibatkan 2 dukuh terisolir, Senin (16/2/2026).
Tanggul jebol di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak mengakibatkan 2 dukuh terisolir, Senin (16/2/2026). Foto: Dok. Camat Kebonagung
Demak -

Tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak jebol di dua titik pada Senin (16/2) sore. Saat ini warga mulai dievakuasi, namun dua dukuh dilaporkan terisolir.

Hal tersebut dikatakan oleh Plt. Camat Kebonagung, Yogi Setiawan Widi Nugroho. Dua dukuh yang terisolir itu berada di dua desa berbeda.

"Wilayah yang terisolir saat ini kalau di wilayah kami itu di Dukuh Dempel (Desa Pilangwetan) dan Wareng (Desa Kebonagung)," kata Yogi saat dihubungi detikJateng melalui sambungan telepon, Senin (16/2/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua dukuh itu berdekatan. Jadi posisinya di tengah-tengah tanggul yang jebol tadi, antara Desa Pilangwetan dan Kebonagung," tambahnya.

Yogi menyebut belum ada laporan korban jiwa akibat tanggul jebol ini. Namun ada ratusan KK yang terdampak.

ADVERTISEMENT

"Wilayah Kecamatan Kebonagung itu di Desa Pilangwetan (yang terdampak) sebanyak kurang lebih 101 KK. Lalu di Desa Kebonagung di RT 7 RW 3 itu 27 KK dan di RT 6 RW 3 itu 90 KK," terang Yogi.

Selain menggenangi permukiman, menurut Yogi, air dari tanggul yang jebol itu juga menggenangi area persawahan yang pekan ini sudah memasuki masa panen.

"Pertanian di Desa Pilangwetan itu sudah mau panen. Kalau hektarenya kami luasannya kurang tahu pasti tapi cukup luas (yang terdampak banjir)," kata Yogi.

Yogi mengungkapkan arus dari tanggul yang jebol saat ini masih cukup deras. Warga yang terdampak banjir sudah mulai dievakuasi.

"Untuk saat ini tadi saya hampir magrib sampai di situ tadi masih cukup deras (aliran air dari titik tanggul yang jebol). (Warga) sudah (mulai) evakuasi. Mandiri juga ada, lalu dibantu BPBD Demak juga ada, BPBD Grobogan juga ada," terang Yogi.

Yogi menyebut saat ini pihaknya masih melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait perbaikan tanggul.

"Penanganan khususnya yang kami lakukan, kami terus koordinasi kepada tim kabupaten kaitannya kami fokus dulu kepada masyarakat yang terdampak, kami mungkin melakukan evakuasi dulu," ujar Yogi.

"Untuk tanggul, perbaikan, kita harus koordinasikan kepada BBWS karena itu kewenangan dari BBWS," pungkasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads