Tangan seorang pemuda tunanetra asal Sragen, JZ (25) tersangkut pelat besi penutup saluran air toilet saat acara padusan di Umbul Pelem, Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten. Besi pelat berhasil dipotong tim Damkar Klaten.
"Kita sekitar pukul 10.30 WIB mendapatkan laporan seorang yang tangannya tersangkut besi penutup saluran. Kita berangkatkan lima personel," ungkap Abdul Wahid, komandan regu 1 Damkar Klaten kepada awak media di lokasi, Selasa (17/2/2026) siang.
Dijelaskan Abdul Wahid, sesampainya di lokasi pihak pengelola sudah melepas pelat dari saluran. Namun pelat masih menempel di tangan kiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi pelat dari saluran air masih di tangan. Selanjutnya kita melakukan pemotongan untuk membuka pelat. Kita menggunakan mini gerinda, butuh waktu 15 menit," lanjut Abdul Wahid.
Tangan korban, sambung Wahid, sudah terluka di bagian kanan dan kiri. Kemungkinan karena mencoba melepaskan dengan digesek.
"Luka di pergelangan tangan kirinya di kanan dan kiri mungkin karena ditarik digesek -gesek. Menurut keterangan dari korban karena awalnya mencoba mengambil uang yang masuk ke dalam saluran air," papar Wahid.
Pendamping Tunanetra Gemolong Raya (TGR), Istiana menceritakan korban awalnya padusan di kolam renang. Setelah selesai kemudian ke kamar mandi.
"Terus ke kamar mandi tapi kok lama tidak keluar. Saya diberitahu terus ke sana (kamar mandi), terus minta tolong mas-e pengelola di sini," jelas Istiana.
Kirby saat ditanya, ungkap Istiana, mengaku jika awalnya hendak mengambil uang yang masuk saluran. Tangan bisa masuk tapi tidak bisa keluar," kata Istiana.
"Di kamar mandi ya sekitar 30 menit. Rencana ke sini ya memang mau padusan," imbuhnya.
(aku/apl)
