BBWS Targetkan Perbaikan Tanggul Sungai Tuntang Demak Rampung Besok

BBWS Targetkan Perbaikan Tanggul Sungai Tuntang Demak Rampung Besok

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Kamis, 19 Feb 2026 13:54 WIB
Perbaikan tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak yang jebol selebar 50 meter, Kamis (19/2/2026).
Perbaikan tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak yang jebol selebar 50 meter, Kamis (19/2/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng.
Demak -

Perbaikan tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak yang jebol pada Senin (16/2) terus dikebut. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana menargetkan penutupan tanggul rampung besok.

Hal tersebut dikatakan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA) 4 BBWS Pemali Juana, Heri Santoso. Heri menyampaikan hari ini, pihaknya fokus melakukan penutupan tanggul setelah perbaikan saluran irigasi selesai kemarin.

"Ini hari Kamis sudah masuk hari kedua, dari target kami tiga hari untuk penutupan tanggul. Jadi metode kerjanya masih sama. Kebetulan tinggal kita fokus sekarang penutupan tanggul dengan lima ekskavator dan satu dozer," kata Heri saat ditemui detikJateng di lokasi, Kamis (19/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena untuk hari pertama kemarin kita ada dua fokus, yaitu penutupan tanggul sama pembukaan alur saluran irigasi. Alhamdulillah sekarang saluran irigasi sudah mengalir dengan normal sehingga layanan irigasi di hilirnya sudah terpenuhi dan genangan di rumah penduduk maupun di lahan pertanian bisa sudah mulai berkurang," sambungnya.

ADVERTISEMENT
Perbaikan tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak yang jebol selebar 50 meter, Kamis (19/2/2026).Perbaikan tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak yang jebol selebar 50 meter, Kamis (19/2/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng

Heri menjelaskan luas tanggul yang jebol berkisar 50 meter. Cara penutupan tanggul yang dilakukan yaitu dengan melakukan leveling.

"Kemarin awalnya adalah pembersihan lokasi karena ini banyak genangan yang menghambat kinerja alat, jadi kita keringkan dulu. Terus kita pancang di tubuh tanggul dengan pancang bambu sama glugu. Setelah pemancangan baru leveling untuk penutupan tanggul," ujar Heri.

"(Saat ini) tinggal menaikkan (leveling) saja nanti sama perapian. Sementara setinggi existing tanggul dulu, nanti sambil perapian kita naikkan sekitar setengah meter atau satu meter karena biasanya ada terjadi penurunan karena material baru butuh konsolidasi," lanjutnya.

Setelah selesai menutup dan merapikan tanggul, Heri menyebut pihaknya bakal menunggu sekitar satu minggu agar tanah terkonsolidasi. Setelahnya, di titik itu bakal dipasang pagar bronjong untuk memperkuat tanggul.

"Jadi nanti kita mungkin setelah selesai perapian, kita tunggu 1 minggu, nunggu konsolidasi tanah dulu. Takutnya nanti kalau kita langsung pasang bronjong, ada konsolidasi, nanti bronjongnya kelihatan ada blendung-blendung nanti malah enggak bagus dan enggak kuat," tutur Heri.

"(Panjang pagar bronjongnya nanti) minimal 60 meter, dikasih sayap. Panjangnya (tanggul yang jebol) 50 meter, sayap kunciannya sekitar lima meter meter lima (di sisi kanan dan kiri)," pungkasnya.

Perbaikan tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak yang jebol selebar 50 meter, Kamis (19/2/2026).Perbaikan tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak yang jebol selebar 50 meter, Kamis (19/2/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng



(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads