Demi Tangkap Maling Saat Imlek, Polisi Thailand Nyamar Jadi Barongsai

Internasional

Demi Tangkap Maling Saat Imlek, Polisi Thailand Nyamar Jadi Barongsai

Muhammad Lugas Pribady - detikJateng
Jumat, 20 Feb 2026 19:51 WIB
Ilustrasi barongsai
Ilustrasi barongsai. Foto: Shutterstock
Solo -

Cerita unik datang dari kepolisian Thailand. Mereka menyamar menjadi barongsai dan berbaur di kerumunan untuk melumpuhkan penjahat saat Tahun Baru Imlek.

Dilansir detikTravel, polisi setempat awalnya berniat menangkap seorang pria yang diduga mencuri artefak Buddha senilai 64.000 USD (sekitar Rp 1 miliar). Supaya misi penangkapan lancar, petugas menyamar sebagai barongsai.

Dikutip dari The Guardian Jumat (20/2/2026), dengan balutan kostum barongsai berwarna merah dan kuning, petugas melakukan penangkapan pada Rabu malam. Operasi itu digelar setelah polisi menerima laporan perampokan rumah di wilayah pinggiran Bangkok sejak awal bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataannya, Kepolisian Bangkok menyatakan pencurian itu menyasar sejumlah benda bernilai religius, termasuk dua patung Buddha setinggi 12 inchi. Di lokasi kejadian juga ditemukan terduga pelaku berulang kali berusaha membobol properti itu.

ADVERTISEMENT

Karena petunjuk yang dimiliki minim, polisi pun melakukan pengintaian selama berminggu-minggu. Mereka kemudian menyusun rencana yang sangat unik, yaitu menyusup ke dalam prosesi barongsai di sebuah kuil Buddha yang tidak jauh dari rumah terduga pelaku tersebut.

"Petugas secara bertahap mendekati tersangka sebelum menangkapnya," demikian keterangan polisi.

Dalam video yang dirilis pihak berwenang, tampak rombongan penari barongsai berwarna cerah mendekati pria yang menjadi target. Tiba-tiba, seorang petugas muncul dari balik kepala kostum singa dan, dibantu rekan-rekannya, langsung menjatuhkan serta membekuk tersangka.

Setelah ditelusuri, pria berusia 33 tahun itu ternyata memiliki catatan kriminal, termasuk kasus narkoba dan pencurian.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads