Siaran Langsung Rencana Tawuran Magelang Terpantau Polisi, 3 Pemuda Diciduk

Siaran Langsung Rencana Tawuran Magelang Terpantau Polisi, 3 Pemuda Diciduk

Eko Susanto - detikJateng
Sabtu, 28 Feb 2026 13:54 WIB
Celurit panjang diamankan dari lokasi rencana siaran langsung tawuran di Mungkid, Magelang, Sabtu (28/2/2026).
Celurit panjang diamankan dari lokasi rencana siaran langsung tawuran di Mungkid, Magelang, Sabtu (28/2/2026). Foto: Dok. Polsek Mungkid
Magelang -

Rencana aksi tawuran di wilayah Mungkid, Magelang, disiarkan secara langsung melalui media sosial. Ternyata siaran langsung itu terpantau polisi. Tiga pemuda akhirnya dibekuk di lokasi sebelum tawuran itu terjadi. Polisi juga mengamankan empat senjata tajam.

Informasi diperoleh detikJateng, pada Jumat (27/2) sekitar pukul 23.00 WIB, petugas Polsek Mungkid memantau siaran langsung ajakan tawuran melalui Instagram dan TikTok. Saat itu siaran langsung dilakukan di wilayah Mungkid.

Sambil terus memantau siaran langsung itu, polisi segera menuju lokasi tersebut. Saat tiba di lokasi, polisi mendapati dua pemuda, sedangkan yang lainnya melarikan diri. Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Mungkid AKP Agus Prasetyo membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kami melakukan pemantauan pada pukul 23.00 WIB (Jumat malam). Pada saat live, terduga admin masih melakukan provokator kepada teman-temannya dan pihak lawannya," kata Agus saat dihubungi detikJateng, Sabtu (28/2/2026).

"Pada saat itu, kami melakukan penelusuran lokasi live. Dan sekitar pukul 24.00 WIB, kami melakukan penangkapan anak-anak (pemuda) tersebut sebelum terjadinya tawuran," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus mengatakan, di lokasi kejadian itu terdapat 4 pemuda dan 4 senjata tajam. Dua pemuda di antaranya berhasil ditangkap. Sedangkan dua pemuda lainnya bisa kabur.

"Kami tunggu beberapa jam, kemudian 1 anak terpantau dan kami langsung melakukan penangkapan kembali. Sedangkan 1 lagi masih buron," jelasnya.

Tiga pemuda yang berhasil diamankan itu berinisial MRS, MWA dan MWS. Mereka berusia sekitar 18 tahun sampai 21 tahun.

"Sebelumnya, segerombolan anak tersebut sudah membuat keributan/tawuran di daerah Bumirejo (Mungkid) minggu lalu. Kemudian, tadi malam kami coba melakukan pemantauan kembali dan terpantau live," ungkap Agus.

"Sajam yang diamankan bukan celurit petani, melainkan celurit yang ukurannya lebih dari 1 meter (biasa digunakan untuk tawuran)," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Polisi masih memeriksa tiga pemuda tersebut. Adapun satu pemuda lainnya yang kabur saat ini masih diburu.

"Saat ini kami masih melakukan proses pendalaman kejadian semalam. Karena terdapat 1 anak yang belum kami amankan, karena lari pada saat pengamanan di lokasi kejadian," pungkasnya.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads