Gubernur Luthfi soal OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Pembelajaran

Gubernur Luthfi soal OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Pembelajaran

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Selasa, 03 Mar 2026 15:47 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi di Kantor Pemprov Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Selasa (3/3/2026).
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi di Kantor Pemprov Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Selasa (3/3/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng.
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi angkat bicara soal operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Menurutnya, hal itu jadi pembelajaran bagi kepala daerah.

"Kita juga prihatin sekali ya, tapi prinsip kita menghormati dari penyidikan yang dilakukan oleh KPK," kata Luthfi di Kantor Pemprov Jateng, Selasa (3/3/3026).

"Secara tidak langsung pembelajaran bagi kita semua, sebagai pejabat publik harus clear dan good government," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku sudah berpesan kepada para kepala daerah di Jateng untuk lebih berhati-hati dan tidak melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

"Kita harus menciptakan birokrasi yang bersih, tidak melanggar hukum. Itu yang paling pokok," tegasnya.

"(Ada 2 bupati tertangkap KPK, bagaimana tanggapannya?) Tergantung personelnya. Yang jelas kan itu kembali kepada personelnya," sambungnya.

Diketahui, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terjaring OTT KPK.

"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati," kata Budi kepada wartawan saat diminta keterangan, Selasa (3/3), dilansir detikNews.

Budi mengatakan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pun langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Budi.




(apl/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads