Parah! Marak Pencurian Lampu Hias Jalur Pedestrian Simpang Lima Boyolali

Parah! Marak Pencurian Lampu Hias Jalur Pedestrian Simpang Lima Boyolali

Jarmaji - detikJateng
Kamis, 05 Mar 2026 16:21 WIB
Lampu di pendestrian Simpang Siaga Boyolali, sudah ada yang hilang. Foto diambil Kamis (5/3/2026).
Lampu di pendestrian Simpang Siaga Boyolali, sudah ada yang hilang. Foto diambil Kamis (5/3/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Proyek revitalisasi Simpang Lima Boyolali baru sekitar 2 bulan selesai. Namun, sejumlah lampu beserta tiangnya yang dipasang untuk mempercantik jalur pendestrian sudah hilang. Bahkan, ada 2 Kwh meter yang juga hilang.

"Per tanggal 26 Februari 2026 itu terdata ada 9 lampu yang hilang berikut tiangnya. Kemudian kwh meter itu hilang 2 dan kabel sepanjang 20 meter, kabel penghubung dengan kwh itu," ungkap Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali, Ahmad Gojali, ditemui di ruang kerjanya Kamis (5/3/2026).

Ahmad Gojali, menyampaikan hari ini tadi telah dilaksanakan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Polres Boyolali. Membahas hilangnya sejumlah lampu, kwh dan kabel listrik di kawasan Simpang Siaga atau Simpang Lima tersebut. Selain ada yang hilang, juga ada yang rusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat hilang kabel dan kwh meter, jelas dia, sebagian lampu di tiang-tiang yang dipasang berjajar di trotoar jalan tersebut, saat ini ada yang mati. Lampu yang mati yakni yang berada di trotoar sisi timur jalan Pandanaran, dari depan Polsek Kota sampai pasar Boyolali.

ADVERTISEMENT

Dua kwh yang hilang tersebut satu untuk penerangan lampu di area pedestrian itu dan satu lagi untuk pendukung Boyolali City Light.

"Tadi sudah kita arahkan untuk segera disambung kembali sehingga bisa menyala," imbuh dia.

Pihaknya meminta agar tiang lampu di pendestrian itu diperkuat lagi. Tiang lampu itu hanya dikunci dengan baut sehingga mudah diambil oleh orang yang berniat jahat. Ke depan, tiang lampu itu bisa diperkuat dengan di las maupun di cor.

Sebagai langkah antisipasi agar tidak ada yang hilang lagi, direncanakan pula dilakukan pengawasan dengan kegiatan patroli gabungan. Oleh Satpol PP, DPU-PR, hingga Kepolisian.

Sedangkan untuk lampu-lampu yang rusak, lanjut Gojali, saat ini masih menjadi tanggung jawab rekanan pelaksana proyek tersebut. Karena proyek tersebut saat ini masih dalam masa pemeliharaan pihak rekanan selama 6 bulan setelah proyek selesai.

"Sedangkan yang hilang, ya nanti diupayakan mengganti, karena bukan tanggungjawab rekanan. Nanti mungkin kita dari anggaran yang ada di DPU-PR untuk mengganti yang hilang itu," terang Gojali.

Adanya beberapa lampu yang hilang, termasuk kwh meter dan kabel listrik itu, menurut Gojali, telah diberitahukan ke Polres Boyolali. Dari Polres Boyolali mengarahkan agar dibuat laporan resmi.

Pihaknya menyesalkan kejadian ini. Pihaknya minta masyarakat, maupun instansi yang ada di wilayah tersebut untuk ikut mengawasi.

"Jelas kami menyesalkan, itu kan aset kita bersama, kalau bisa ikut menjaga. Tadi juga diharapkan untuk kantor, dinas, yang di depannya ada pedestrian ikut mengawasi juga. Syukur-syukur masyarakat bisa ikut merasa memiliki sehingga ikut menjaga keamanan," tandasnya.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads