Kesetrum hingga Terpental Saat Perbaiki Atap, Pria di Purbalingga Tewas

Kesetrum hingga Terpental Saat Perbaiki Atap, Pria di Purbalingga Tewas

Anang Firmansyah - detikJateng
Jumat, 06 Mar 2026 20:51 WIB
Ilustrasi kesetrum
Ilustrasi kesetrum. Foto: Thinkstock
Purbalingga -

Seorang pekerja tewas usai tersengat listrik saat memperbaiki atap rumah tetangganya di Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Korban terjatuh dari atap setelah tersetrum

Kapolsek Bojongsari, Kompol Muslimun, mengatakan peristiwa itu terjadi siang tadi. Korban diketahui bernama Rismanto (65), warga desa setempat. Saat itu korban bersama satu orang lainnya sedang memperbaiki atap rumah tetangganya.

"Saat itu korban bersama seorang rekannya tengah memperbaiki atap seng rumah tetangganya yang rusak," kata Muslimun dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (6/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban berada di atas atap, sedangkan rekannya bekerja di bawah. Tidak lama kemudian, korban tiba-tiba jatuh tergeletak di lantai dengan kondisi luka di bagian kepala.

"Diduga korban tersengat listrik kabel PLN yang berada di atas atap rumah kemudian terpental jatuh ke bawah," terangnya.

ADVERTISEMENT

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bojongsari. Personel Polsek Bojongsari dan tim Inafis Polres Purbalingga yang mendatangi lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pemeriksaan jenazah dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Bojongsari. Korban diketahui mengalami trauma berat di kepala sehingga menyebabkan kematian seketika. Selain itu ditemukan luka bakar di beberapa bagian tubuh akibat sengatan listrik.

"Tidak ditemukan tanda penganiayaan, didapati luka pada kepala akibat benturan saat terjatuh dari atap. Selain itu terdapat luka bakar di beberapa bagian tubuh korban," jelasnya.

Muslimun menambahkan, keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat bekerja memperbaiki atap yang dekat dengan kabel listrik. Dengan kehati-hatian semoga peristiwa serupa tidak terulang kembali," pungkasnya.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads