Kericuhan antarsuporter pecah saat laga Persijap vs Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Kejadian ini diduga dipicu oleh terjadinya gesekan hingga saling lempar kursi di dalam stadion. Berikut sederet fakta kericuhan tersebut.
Viral di Medsos
Insiden kericuhan antarsuporter ini pun viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @nusaliga. Dalam unggahan itu terlihat beberapa suporter berbuat rusuh dengan merusak kursi di dalam Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
"Oknum suporter terlihat jelas merusak fasilitas Stadion Gelora Bumi Kartini jepara. Dalam laga seri tanpa gol antara Persijap Jepara menghadai Persis Solo. Kedua tim masih berada di papan bawah Super League," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Jumat (6/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal Gesekan
Kapolres Jepara, AKBP Hadi Kristanto, mengungkapkan kerusuhan selepas laga Persijap dengan Persis ini karena adanya gesekan antara kedua belah pihak suporter.
"Massa dari kedua belah pihak, satu suporter Solo dan satu suporter dari Jepara, ada gesekan. Awalnya dari kata-kata kemudian mulai menggunakan gerakan provokatif sampai di beberapa tempat dari Solo yang mencabut kursi, dan beberapa kursi dilempar ke arah suporter Persijap," jelas Hadi dalam konferensi pers kepada wartawan di Jepara.
Petugas Masuk Lapangan
Hadi melanjutkan, selepas laga usai, situasi kerusuhan tidak terkendali. Beberapa korlap suporter pun tidak mampu mengendalikan massanya. Maka petugas pun masuk ke dalam Stadion Gelora Bumi Kartini untuk proses pengamanan.
"Setelah itu dari Solo kita lakukan penertiban, yang mana membawa alat kurang patut kita tertibkan kemudian dari stadion. Kita minta yang dari Jepara untuk segera meninggalkan stadion," jelas Hadi.
Suporter Jepara Berkumpul
Hadi mengatakan, suporter dari Jepara awalnya telah dibubarkan dari stadion. Akan tetapi mereka berkumpul di sepanjang jalan.
"Namun mereka tidak meninggalkan stadion, namun mereka berkumpul di sepanjang jalan sampai dengan titik berkumpul kendaraan Persis Solo yaitu di Terminal," terang Hadi.
Terjadi Perusakan Kendaraan
Hadi juga menyampaikan, di luar stadion terjadi sejumlah aksi perusakan. Seperti perusakan kendaraan hingga fasilitas yang ada di sekitar terminal.
"Bahkan kami sampaikan ada beberapa kerusakan dialami oleh beberapa pihak, mulai dari beberapa kendaraan massa, ada beberapa fasilitas yang dicabut di terminal ada beberapa kursi dan pot bunga dirusak. Makanya kami segera melaksanakan gelar dan konfirmasi bersama dengan rekan-rekan forkopimda bahwa insyaallah sampai sekarang aman kondusif. Rekan dari Jepara sudah membubarkan diri ke rumah masing-masing dan yang dari Solo dari kawal kembali ke tempat masing-masing," Hadi melanjutkan.
Warga Terdampak Diminta Melapor
Hadi meminta kepada warga yang terdampak kerugian akibat kerusuhan itu agar melaporkan kepada pemerintah.
"Ada beberapa hal yang merugikan masyarakat dan warga kita akan segera melaporkan kepada Pak Sekda kemudian tadi pengamanan dari Kodim. Yang lain untuk segera melaporkan," pungkas Hadi.
Sebagai informasi, laga antara Persijap dengan Persis Solo sendiri berakhir imbang dengan skor 0-0.
(apl/dil)