Kasus pemukulan terhadap dua anggota polisi Polsek Kaliwungu buntut perkelahian antar dua kelompok pemuda di sekitar depo ban Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, masih dalam penyelidikan polisi. Dua pelaku yang sudah diamankan kini masih dalam pemeriksaan.
"Kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap dua pelaku pemukulan terhadap dua anggota Polsek Kaliwungu. Kasusnya juga masih dalam penyelidikan," kata Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar saat ditemui detikJateng, Minggu (8/3/2026) sore.
Kapolres membenarkan bahwa Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho dan anggotanya, Brigadir Polisi Hendy telah menjadi korban pemukulan dua pemuda saat berusaha melerai dan membubarkan perkelahian dua kelompok pemuda di Desa Krajan Kulon pada Minggu (8/3/2026) pagi sekitar 04.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kondisi kedua korban pemukulan berangsur membaik meski masih terdapat luka memar di bagian kepala khususnya Brigadir Polisi Hendy yang juga sempat ditendang dan dipukuli saat terjatuh.
"Memang benar dan dipastikan bahwa yang menjadi korban pemukulan dua pemuda adalah Kapolsek Kaliwungu dan anggotanya. Keduanya menjadi korban pemukulan saat berusaha melerai dan membubarkan perkelahian dua kelompok pemuda di Desa Krajan Kulon," jelasnya.
"Kondisi kedua korban sudah membaik meski masih ada luka memar di bagian kepala. Luka memar yang masih ada di kepalanya korban Brigadir Hendy, dia (Hendy) sudah jatuh tapi masih dipukuli dan ditendang oleh pelaku," sambungnya.
Hendry menerangkan pihaknya juga masih melakukan penyelidikan motif perkelahian dua kelompok pemuda sebelum kejadian pemukulan.
"Kasus perkelahian dua kelompok pemuda juga masih diselidiki. Kan itu perkelahiannya sebelum terjadi pemukulan," terangnya.
Hendry menegaskan dua pelaku pemukulan terhadap dua anggotanya akan diproses secara hukum. "Kami akan lakukan sesuai prosedur dengan proses hukum," tegas Hendry.
"Besok Senin (9/3) siang, kami akan rilis kasusnya," ungkapnya.
Hendry menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan selama bulan Ramadan dengan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan diharapkan bagi orang tua untuk melakukan pengawasan kegiatan terhadap anaknya terlebih pada malam hari.
Diberitakan sebelumnya, dua anggota polisi Polsek Kaliwungu yakni Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho dan anggotanya Brigadir Polisi Hendy menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh dua pemuda yakni Mistaqul Hariyanto (20) warga Dukuh Gambiran, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu dan Awan Febriyanto (18) warga Dukuh Kandangan, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu.
Petugas berusaha memberikan arahan dan melerai perkelahian dua kelompok, namun justru mendapat pukulan dari kedua pelaku yang dalam keadaan mabuk.
(aku/aku)
