Arus lalu lintas pemudik Lebaran 2026 di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Kota Semarang, mulai ramai hari ini. Tercatat puluhan ribu kendaraan melintas, meliputi tujuan ke Semarang-Solo dan tujuan ke Jakarta.
Kepala Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung, AKP Dimas Arief Wicaksono menyampaikan, volume kendaraan yang menuju Semarang dan Solo lebih tinggi dibanding kendaraan yang masuk ke arah Jakarta.
"Total kendaraan di GT Kalikangkung arah Jakarta sejak pukul 06.00-18.00 WIB tercatat sebanyak 9.047 kendaraan," kata Dimas melalui pesan singkat kepada detikJateng, Minggu (15/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara total kendaraan di GT Kalikangkung arah Semarang-Solo sejak pukul 06.00-18.00 WIB tercatat sebanyak 20.253 kendaraan," sambungnya.
Dari data rekapitulasi, lonjakan arus kendaraan mulai terlihat sejak pagi tadi. Di jalur menuju Semarang-Solo, volume kendaraan terpantau meningkat hingga siang hari.
"Pada pukul 09.00-10.00 WIB tercatat sebanyak 1.434 kendaraan keluar melalui GT Kalikangkung. Kemudian meningkat menjadi 1.671 kendaraan pada pukul 10.00-11.00 WIB dan mencapai 1.970 kendaraan pada pukul 11.00-12.00 WIB," ujar Dimas.
Arus kendaraan sempat menyentuh angka tertinggi pada pukul 15.00-16.00 WIB, dengan jumlah 2.393 kendaraan melintas.
Sementara untuk kendaraan dari Semarang menuju Jakarta, jumlahnya relatif lebih rendah. Volume kendaraan tertinggi arah Semarang-Jakarta tercatat pada pukul 15.00-16.00 WIB, yaitu sebanyak 871 kendaraan.
Kabid Humas Polda Jateng sekaligus Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Kombes Artanto, mengimbau pemudik agar mematuhi aturan lalu lintas dan tidak berhenti di jalan tol.
"Kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar tidak menggunakan bahu jalan tol untuk berhenti ataupun beristirahat karena sangat berbahaya dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas," imbaunya.
"Apabila merasa lelah, sebaiknya pemudik memanfaatkan rest area atau keluar melalui gerbang tol terdekat untuk beristirahat dengan aman," imbuh Artanto.
Ia juga mengingatkan pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, menjaga kondisi fisik tetap prima, dan mengikuti arahan petugas.
"Polda Jawa Tengah berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas, arus mudik selama Operasi Ketupat Candi 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat sampai di kampung halaman dengan selamat," pungkas Artanto.
(dil/dil)
