Kondisi Arus Mudik di GT Kalikangkung Saat Penerapan One Way Nasional

Kondisi Arus Mudik di GT Kalikangkung Saat Penerapan One Way Nasional

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 18 Mar 2026 15:36 WIB
Kendaraan pemudik memadati GT Kalikangkung, Kota Semarang, Rabu (18/3/2026).
Kendaraan pemudik memadati GT Kalikangkung, Kota Semarang, Rabu (18/3/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng.
Semarang -

Rekayasa arus lalu lintas di Tol Trans Jawa berupa one way nasional resmi diberlakukan sejak pukul 13.30 WIB siang ini dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga KM 414 Tol Kalikangkung. Ribuan kendaraan pemudik terlihat sudah memadati Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.

Pantauan detikJateng di lokasi sejak pukul 13.45-15.00 WIB, ribuan mobil pemudik yang didominasi pelat nomor luar daerah sudah tiba di GT Kalikangkung. Antrean kendaraan sudah mulai mengular dan sempat mencapai sepanjang 300 meter.

Sebanyak 11 gardu tol utama dan 9 gardu tol satelit sudah dibuka. Satu mobile reader tol juga sudah dikerahkan untuk mengurai kepadatan antrean.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah melewati GT Kalikangkung, one way terlihat sudah tidak diberlakukan. Jalur arah Semarang menuju Jakarta ditutup total sehingga para pemudik kembali ke jalur semula.

ADVERTISEMENT

Kepala Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung, AKP Dimas Arief Wicaksono, mengatakan kendaraan yang masuk GT Kalikangkung hari ini sejak pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB tercatat hampir mencapai 25 ribu.

"GT Kalikangkung Exit arah Semarang/Solo, jumlah total 24.655 kendaraan," kata Dimas dalam laporannya, Rabu (18/3/2026).Jumlah kendaraan yang memasuki GT Kalikangkung meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Tercatat rata-rata kendaraan yang masuk di GT ini setiap jamnya mencapai 3 ribuan kendaraan. Berikut rinciannya:

  • 06.00-07.00 WIB: 2.872 kendaraan
  • 07.00-08.00 WIB: 3.205 kendaraan
  • 08.00-09.00 WIB: 3.080 kendaraan
  • 09.00-10.00 WIB: 2.899 kendaraan
  • 10.00-11.00 WIB: 3.299 kendaraan
  • 11.00-12.00 WIB: 3.107 kendaraan
  • 12.00-13.00 WIB: 2.871 kendaraan
  • 13.00-14.00 WIB: 3.322 kendaraan

Terpisah, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 Polda Jateng, Kombes Artanto, menyampaikan bahwa peningkatan arus kendaraan ini merupakan bagian dari dinamika puncak arus mudik yang mulai terjadi secara bertahap.

"Polda Jawa Tengah akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di jalur tol berdasarkan parameter tertentu yang telah ditetapkan, dan langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik," kata Artanto.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh pemudik agar senantiasa memperbarui informasi terkini terkait kondisi lalu lintas melalui kanal resmi, sehingga dapat menyesuaikan waktu dan rute perjalanan dengan baik," imbuhnya.




(apl/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads