2 Warga Kemiri Klaten Lapor Dikeroyok Saat Malam Takbir

2 Warga Kemiri Klaten Lapor Dikeroyok Saat Malam Takbir

Achmad Husein Syauqi - detikJateng
Minggu, 22 Mar 2026 20:02 WIB
Warga dan korban pengeroyokan saat malam takbir melapor ke Polres Klaten, Minggu (22/3/2026).
Warga dan korban pengeroyokan saat malam takbir melapor ke Polres Klaten, Minggu (22/3/2026). Foto: dok. warga/FES
Klaten -

Dua warga Desa Kemiri, Kecamatan Tulung, Klaten, mengadu ke Polres Klaten. Keduanya mengaku menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan puluhan orang di malam takbiran.

"Kronologisnya pada hari Jumat 20 Maret 2026 sekitar jam 22.30 WIB datang rombongan membawa truk sound dan sejumlah pemotor sekitar 50 orang berhenti di depan rumah. Mereka mengarahkan lampu sorot ke arah rumah," kata salah seorang korban, FES (40) kepada detikJateng usai melapor ke SPKT Polres Klaten, Minggu (22/3/2026) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan FES, saat kejadian dirinya sedang berkumpul bersama teman sekitar tujuh orang. Tanpa sebab yang jelas, beberapa orang yang berada di atas truk itu memaki-maki.

"Lalu ada beberapa orang yang berada di atas truk teriak dengan makian dan ancaman. Selang 10 menit truk tersebut pergi," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Selang lima menit, sambung FES, kemudian datang dua motor RX King melintas di depan rumah membleyer gas dari arah selatan ke Utara. Selang lima menit datang lagi buah RX King dan Vario.

"RX King dan Vario masuk ke halaman rumah saya dengan posisi blayer. Di situ saya menanyakan maksud dan tujuan dan mereka menjawab, 'ra urusan wes ayo gelut '," tutur FES.

Kemudian terjadi kontak fisik dua lawan satu. Kemudian datang seorang temannya untuk melerai.

"Ada satu teman saya (AD, 26) melerai tapi satu pelaku langsung memukuli dan tiba-tiba teman pelaku sekitar 30 orang mengeroyok teman saya dan saya," imbuhnya.

"Sudah saya periksakan ke dokter. Siang ini sudah saya laporkan," jelas FES.

Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto menyampaikan belum mengetahui ada laporan tersebut.

"Laporan belum masuk, coba kita cek," jelas Suwoto saat diminta konfirmasi detikJateng.




(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads