Presiden Iran Apresiasi Pemerintah Malaysia Kutuk Agresi AS-Israel

Internasional

Presiden Iran Apresiasi Pemerintah Malaysia Kutuk Agresi AS-Israel

Rita Uli Hutapea - detikJateng
Jumat, 27 Mar 2026 14:00 WIB
Iranian President Masoud Pezeshkian speaks during the 36th anniversary of the death of the leader of Irans 1979 Islamic Revolution, Ayatollah Ruhollah Khomeini, at Khomeinis shrine in southern Tehran, Iran June 3, 2025. (Reuters)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto: Reuters
Solo -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan negara-negara Muslim untuk tetap bersatu dan mencegah musuh-musuh memanfaatkan situasi saat ini untuk menciptakan perpecahan. Ia juga mengapresiasi Malaysia yang mengutuk agresi AS-Israel terhadap Iran.

Dilansir detikNews dari media Al Arabiya, Jumat (27/3/2026), dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis (26/3) malam, Pezeshkian menyebut serangan Iran terhadap pangkalan dan pusat-pusat militer AS di Timur Tengah sebagai respons alami dan sah terhadap serangan ke Republik Islam tersebut.

Pezeshkian pun menyampaikan apresiasi atas posisi yang berprinsip dari pemerintah dan rakyat Malaysia dalam mengutuk agresi AS-Israel terhadap Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menekankan bahwa negara-negara Muslim tidak boleh membiarkan musuh-musuh dunia Islam memanfaatkan isu ini untuk menabur perpecahan dan menyulut api perang.

ADVERTISEMENT

Pezeshkian juga menegaskan kembali kebijakan Iran yang telah lama dipegang, bahwa Iran tidak pernah berupaya untuk memperoleh senjata nuklir -- sebuah fakta yang berulang kali dikonfirmasi oleh berbagai laporan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Ia juga menolak klaim Barat tentang ambisi nuklir Iran dan menyebutnya sebagai dalih palsu yang digunakan untuk membenarkan serangan ilegal terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial Iran.

"Kami menginginkan penghentian perang sepenuhnya dan pemulihan keamanan dan ketenangan di kawasan ini," kata Pezeshkian.

Pezeshkian juga menyatakan harapan bahwa negara-negara Muslim akan bergabung dalam upaya menyelamatkan Asia Barat dari bencana yang ingin ditimbulkan oleh musuh.

Dalam percakapan telepon, Anwar menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dan sejumlah komandan senior Iran, pejabat, dan warga sipil yang tewas dalam agresi militer AS-Israel. Anwar juga menyampaikan solidaritas dan simpati penuh kepada pemerintah dan rakyat Iran.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads