Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyebut biang masalah banjir di Brebes beberapa waktu lalu berasal dari muara sungai. Dody pun menyebut telah ada pinjaman dari World Bank untuk menormalisasi Sungai Babakan dan muara senilai Rp 270 miliar.
Dody mengatakan, sedimentasi di Sungai Babakan begitu parah. Sebab itu, menurutnya, kunci dari permasalahan tersebut merupakan muara sungai.
"Memang kita lihat Sungai Babakan sedimentasinya secara sepintas kelihatan sudah parah sekali. Pengalaman kita di Aceh itu yang paling cepat kalau sedimentasinya sungai tinggi adalah muaranya diberesin dulu," kata Dody saat meninjau dampak banjir di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Sabtu (28/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dody menyebut telah ada pinjaman dari World Bank untuk menormalisasi Sungai Babakan dan memperbaiki muara. Namun, dia meminta untuk memprioritaskan perbaikan muara.
"Sebetulnya sudah ada loan dari World Bank untuk kemudian menormalisasi sungai plus betulin muara. Cuma saya minta yang muara dikerjain dulu deh," jelasnya.
"Yang paling penting adalah mana kala nanti hujan deras lagi jangan sampai ngelimpas lagi ke ke jalan. Makanya itu harapan saya itu dikejar dulu tuh yang muaranya. Biasanya sih kalau sudah dikejar muaranya, aliran sungai bisa lebih cepat lari ke laut," lanjutnya.
Selanjutnya, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung (Cimancis), Dwi Agus Kuncoro, menjelaskan perbaikan muara ditargetkan rampung pada 2026. Lebih lanjut, Agus menyebut, pinjaman dari World Bank senilai Rp 270 miliar
"Di Muara di akhir 2026. Rp 270 M," jelas Agus.
(aku/aku)